- Masyarakat Tionghoa menempatkan patung Chan Chu sebagai simbol keberuntungan, umur panjang, dan kemakmuran dalam tradisi feng shui.
- Pengikut tradisi menempatkan patung menghadap ke dalam ruangan atau di area usaha untuk melambangkan masuknya rezeki.
- Kajian akademik menunjukkan Chan Chu adalah simbol budaya dan dekorasi, bukan jaminan ilmiah untuk mendatangkan uang secara otomatis.
Kajian akademik tentang kepercayaan terhadap katak berkaki tiga juga menemukan bahwa simbol tersebut mengalami penyebaran budaya dan kemudian digunakan dalam konteks bisnis serta perdagangan.
3. Perhatikan arah mulut dan posisi koin
Chan Chu umumnya digambarkan dengan koin di mulut atau duduk di atas tumpukan harta. Unsur tersebut memperkuat makna simbolisnya sebagai lambang kekayaan.
Dalam tradisi visual China, hubungan antara katak berkaki tiga, Liu Haichan dan uang berkembang menjadi simbol keberuntungan serta kekayaan. Penelitian Chang Hyunjoo menjelaskan bahwa setelah era Ming, representasi Liu Hai dan katak berkaki tiga semakin populer sebagai simbol keberuntungan dan kekayaan di masyarakat.
Karena itu, bagi orang yang mengikuti tradisi tersebut, arah koin dan posisi katak biasanya ikut diperhatikan ketika menentukan tempat pajangan.
Apakah Harus Diletakkan di Sudut Kekayaan?
Salah satu anjuran feng shui populer adalah menempatkan katak berkaki tiga di area yang disebut sebagai sektor kekayaan, termasuk sudut tertentu dari ruang utama.
Namun, penting untuk membedakan antara ajaran feng shui kontemporer yang populer dengan bukti sejarah mengenai Chan Chu.
Tidak ada bukti ilmiah bahwa patung katak berkaki tiga secara fisik dapat mendatangkan uang atau mengubah kondisi finansial seseorang. Bahkan, pembacaan terhadap sejarah simbol tersebut menunjukkan bahwa hubungan Chan Chu dengan kekayaan terutama berkembang melalui legenda, ikonografi dan kepercayaan masyarakat.
Dengan demikian, menempatkan Chan Chu dapat dipandang sebagai bagian dari praktik budaya atau simbolisasi harapan terhadap rezeki, bukan sebagai metode yang terbukti secara ilmiah untuk meningkatkan penghasilan.
Hindari Menempatkan Sembarangan
Jika ingin mengikuti tradisi feng shui populer, patung Chan Chu sebaiknya ditempatkan pada area yang bersih, rapi dan tidak terkesan sebagai barang yang dibuang begitu saja.
Patung juga tidak harus memenuhi rumah dalam jumlah banyak. Satu benda yang ditempatkan secara teratur sudah cukup untuk menjadi elemen dekorasi sekaligus simbol budaya.
Hal terpenting adalah tidak menjadikan patung tersebut sebagai pengganti tindakan nyata dalam mengelola keuangan. Simbol keberuntungan dapat menjadi bagian dari budaya dan dekorasi, sementara pemasukan tetap bergantung pada pekerjaan, usaha, pengelolaan uang dan keputusan finansial yang dilakukan sehari-hari.