LINIMASA - Roti menjadi salah satu makanan favorit di Indonesia. Meski tidak dijadikan sebagai makanan pokok, tapi roti kerap mejeng di meja makan.
Di Indonesia sendiri, roti biasanya disantap menggunakan aneka selai manis seperti strawberi, nanas, cokelat, keju dan yang lainnya.
Roti panggang akan sangat menggugah selera kamu yang ingin sarapan simpel. Caranya pun gampang, kamu hanya perlu memanaskan roti di atas wajan atau teflon dan lapisi bagian luar roti dengan mentega.
Namun, roti kerap kali basi atau mulai berjamur sebelum kamu sempat melahapnya. Bagaimana cara agar roti bisa lebih tahan lama? Simak ulasannya sebagaimana dilansir dari laman good house keeping!
Roti pada umumnya memiliki masa kadaluarsa selama lima hari. Apabila kamu salah menerapkan penyimpanan roti, maka ragi akan cepat mengeluarkan jamur pada roti.
Kamu bisa mengoles mentega, minyak atau telur lantas memanggang roti tersebut hingga benar-benar renyah dan matang sempurna.
Mentega bisa membuat roti lebih renyah dan menjaganya tetap lembut.
Apabila kamu membuat roti sendiri, atau baru saja memanggang roti, maka tunggulah agar roti benar-benar dingin sebelum menyimpannya dalam wadah.
Jika kamu hendak membekukan roti bikinanmu sendiri, maka lakukan sesegera mungkin setelah dipanggang dan didinginkan.
Baca Juga: Mulai Hari Ini, Ammar Zoni Jalani Rehabilitasi Narkoba di BNN Lido, Segini Lamanya
Bungkus roti menggunakan plastik dan pastikan roti diiris sebelum dimasukkan ke freezer. Roti yang diiris akan membantu mempercepat waktu pencairan.
Namun, apabila kamu membeli roti di toko atau dari penjual keliling, jangan sesekali menyimpan roti di lemari es.
Pasalnya, roti akan cepat basi saat didinginkan karena molekul pati dalam roti terkristalisasi dengan sangat cepat.
Roti yang dibeli di toko akan lebih aman disimpan dalam kantong kedap udara dan didiamkan di suhu ruangan daripada di lemari es.