Nursyah yang merupakan ibunda dari artis Indah Permatasari belakangan ini menjadi perhatian usai dirinya tampil di podcast milik Ashanty, Ngobrol Asix yang tayang pada Senin (21/8/2023).
Pada perbincangannya dengan Ashanty, Nursyah menceritakan hubungannya dengan Indah Permatasari dan Arie Kriting yang kurang baik. Pasalnya, Nursyah menilai hubungannya renggang dengan sang anak lantaran kehadiran Arie Kriting di dalam hidup putrinya.
Walaupun Indah kini sudah bahagia dengan Arie dan memiliki anak, namun Nursyah masih menyimpan dendam terhadap anak dan menantunya tersebut.
Melihat Nursyah yang kerap menyudutkan dan menyalahkan Arie Kriting, Ashanty pun bertanya, tidakkah Nursyah ingin berdamai dengan Indah dan Arie, dan memulai kehidupan baru yang lebih rukun serta saling menyayangi satu sama lain.
"Yang saya mau kasih tahu ke ibu, kan Indah sekarang udah bahagia, udah punya anak. Apakah sebagai seorang ibu adakah sedikit kayak 'saya mau mencoba untuk berdamai' gitu?," tanya Ashanty dikutip dari kanal YouTube pada Kamis (24/8/2023).
"Kalau untuk anakku Indah tetap anakku, anaknya Indah si bayi itu malaikatku. Nggak ada saya bagaimana-bagaimana. Tapi kalau orang itu (Arie) tidak (ada kata damai), terlalu sakit kak," jawab Nursyah sambil menangis.
Nursyah mengaku tak bisa berdamai dengan Arie Kriting lantaran ia masih sakit hati dengan perilaku komika asal Kendari tersebut. Bahkan, ia pun mengingat jelas bagaimana perlakuan Arie yang tidak menyapanya ketika bertemu di sebuah acara.
Ibu tiga anak ini mengatakan bahwa Arie enggan menghampirinya apalagi mencium tangannya. Bahkan bintang film The Big 4 tersebut justru terlihat berdiri dengan angkuh.
Mendengar Nursyah yang bercerita sambil menangis, Ashanty mencoba untuk kembali menasihati. "Tapi ibu, maksudku kenapa nggak ibu mencoba berpikiran positif, jangan dengerin kata-kata orang. Terkadang kata-kata orang suka manas-manasin kita," ujar Ashanty.
Baca Juga: Rebecca Klopper dan Fadly Faisal Kembali Foto Mesra, Tepis Isu Putus?
"Enggak, saya lihat sendiri, saya tahu sendiri kak, demi Allah," balas Nursyah yang tetap kekeuh dengan pendiriannya.
"Ibu nggak merasa, pasti di dalam hati sakit banget bu kalau terus membenci orang." timpal Ashanty.
"Makanya saya abaikan dengan saya tanam bunga, apa aja yang bisa ku abaikan kak," sahut Nursyah.
"Nggak ada pintu maaf?," tanya Ashanty lagi.
"Kalau maaf sih ya sudah, tapi saya tidak mau ketemu sama orang itu. Maaf boleh, tapi nggak perlu cengkrama lah. Nggak kak, terlalu sakit kak," tutup Nursyah.