Komunitas Sepeda Onthel Potret Metro, Dari Klangenan Hingga Kampanye Sehat

Metro

Selasa, 17 Mei 2022 | 15:45 WIB
Komunitas Sepeda Onthel Potret Metro, Dari Klangenan Hingga Kampanye Sehat
Potret

Metro, Suara.com- Beragam komunitas sepeda tua tumbuh dan aktif' berkegiatan di kota Metro sejak satu dekade terakhir Jenis sepeda yang mereka pakai pun beraneka ragam, dari ontel berusia puluhan tahun hingga sepeda dengan tinggi lebih dari 2 meter, penny farthing, komunitas-komunitas itu juga mendorong budaya bersepeda di masyarakat.

Akhmad atau yang biasa disapa Amek (52) mengecek koleksi sepeda onthel miliknya, Rabu (8/2/2022), di rumahnya di Kelurahan Iring Mulyo, Kota Metro. Bapak satu cucu ini menunjukkan deretan sepeda onthel yang terparkir rapi di rumahnya, Meski usianya sudah puluhan tahun, sepeda-sepeda tersebut masih tampak terawat. Adapun sebutan onthel sendiri merujuk sepeda kuno keluaran Eropa berukuran tinggi besar, karena disesuaikan postur orang Eropa.

”Saya punya kurang lebih 10 sepeda onthel. Sepeda yang tertua buatan tahun 1930-an dan yang paling muda tahun 1970,” ungkap Amek. Ia juga bercerita, selain dirinya juga ada beberapa rekan paguyuban juga mengoleksi belasan hingga puluhan sepeda berbagai jenis dan merek buatan Eropa.

Amek sendiri merupakan salah seorang pendiri Paguyuban Onthel Ria Metro (Potret ) yang merupakan paguyuban sepeda onthel pertama di Kota Metro yang beranggotakan pencinta sepeda onthel di Kota Metro. Di kalangan komunitas sepeda di Metro bahkan Lampung nama Amek sudah dikenal luas karena telah aktif di dunia sepeda sejak belasan tahun silam.

”Komunitas Potret sendiri telah berdiri sejak 1 Oktober 2008 dan saat ini  sudah berusia 14 tahun,” tuturnya.

Menurutnya Potret terbentuk karena kesamaan minat para anggotanya yang hobi mengoleksi dan menggunakan sepeda onthel sehari-hari yang juga gelisah akan nasib sepeda onthel yang terpinggirkan karenanya diperlukan langkah kongkrit untuk melestarikannya. 

Amek mengatakan, ada berbagai macam merek sepeda onthel, misalnya Gazelle, Raleigh, Simplex, Burgers, Humber, Fongers, Norton, Mister dan sebagainya. Sepeda-sepeda itu produksi pabrikan dari sejumlah negara, misalnya Belanda, Jerman, Inggris, India, dan Jepang

”Harga sepeda onthel itu tidak ada patokannya. Saya pernah membeli onthel seharga Rp 500.000, tetapi ada juga yang Rp 3 juta, Rp 5 juta, bahkan Rp 20 juta,” ungkapnya.

Selain karena kecintaan terhadap sepeda tua, Amek menyebut Potret juga dibentuk karena keresahan melihat makin terpinggirkannya sepeda sebagai salah satu alat transportasi.yang pernah ada. 

“Oleh karena itu, Potret ingin mempromosikan aktivitas bersepeda secara menarik. Itulah kenapa, dalam berbagai kesempatan, selain menggunakan sepeda onthel, anggota Potret juga kerap memakai kostum-kostum unik, misalnya seragam prajurit era kemerdekaan, nuansa jadul kolonial dan pakaian budaya nusantara,”jelasnya.

Selama belasan tahun aktif, Potret telah menggelar berbagai acara, baik internal maupun melibatkan pihak luar. Paguyuban itu juga beberapa kali menggelar acara bertaraf nasional, misalnya Kumpul bareng Onthel tahun 2010 , Metro Onthel Carnival 2012 yang diikuti para penggemar sepeda onthel dari berbagai kota di Indonesia. Kumpul bareng Onthelis Nasional itu terdiri dari rangkaian acara, misalnya pameran sepeda, pameran foto, simposium, bazar, dan bersepeda bersama.

Acara serupa kemudian digelar lagi pada 2011 dengan tajuk ” Metro Colonies Fietsen” yang diikuti sekitar 1.500 pemilik sepeda onthel dari 70 paguyuban dari sejumlah kota di Lampung bahkan nasional yang menjadi inspirasi terbentuknya Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Lampung dengan Tutut Zatmiko sebagai ketua pertama. 

Saat  ini, ada 35 orang anggota Potret yang masih aktif. Selama pandemi Covid-19, para anggota Potret kadang masih berkumpul untuk bersilaturahmi dan bertukar informasi mengenai sepeda ontel tentu dengan protokol kesehatan. 

”Paguyuban ini menyebut anggotanya sebagai kerabat atau sedulur untuk mendekatkan sesama anggota,” ujar Amek.

Menariknya selain aktif di Potret , Amek juga menginisiasi mengembangkan aktivitas wisata bersepeda Di pedesaan Metro, mengeksplore tempat tempat wisata dan peninggalan sejarah. Dalam aktivitas itu, para wisatawan rencana akan diajak bersepeda keliling desa sambil berinteraksi dengan masyarakat setempat. 

”Wisatawan kita ajak bertemu masyarakat untuk membuat tempe bersama, membuat tenun tradisional, membuat ketupat, atau bertemu warga yang sedang berada di sawah, menikmati kuliner khas pedesaan," katanya.

Potret sendiri hanyalah satu dari sekian banyak komunitas sepeda tua di Kota Metro. Saat ini sejumlah komunitas sepeda dibentuk berdasarkan kesamaan jenis sepeda atau lingkungan asal anggotanya. Saat ini di Metro sendiri terdapat hampir 10 atau  lebih komunitas sepeda onthel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan

Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:03 WIB

Aftersun: Sebuah Potret Pedih Hubungan Ayah dan Anak yang Menyayat Perasaan

Aftersun: Sebuah Potret Pedih Hubungan Ayah dan Anak yang Menyayat Perasaan

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 15:00 WIB

Foto Vulgar Hasil Editan AI Viral, Freya JKT48 Batal Diperiksa Polisi Hari Ini

Foto Vulgar Hasil Editan AI Viral, Freya JKT48 Batal Diperiksa Polisi Hari Ini

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:55 WIB

Meriam Bellina - Ikang Fawzi Perankan Orang Tua dengan Ujian Berat di Film "Titip Bunda di Surga-Mu"

Meriam Bellina - Ikang Fawzi Perankan Orang Tua dengan Ujian Berat di Film "Titip Bunda di Surga-Mu"

Entertainment | Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:19 WIB

5 Potret Lawas Denada dan Ressa, Belum Tahu Berfoto dengan Ibu Kandung

5 Potret Lawas Denada dan Ressa, Belum Tahu Berfoto dengan Ibu Kandung

Entertainment | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:00 WIB

Berat Badan Jadi Sorotan, Audy Item Ungkap Perjuangan Diet dan Olahraga

Berat Badan Jadi Sorotan, Audy Item Ungkap Perjuangan Diet dan Olahraga

Entertainment | Senin, 22 Desember 2025 | 14:16 WIB

CERPEN: Ketikan Mereka Membunuhku!

CERPEN: Ketikan Mereka Membunuhku!

Your Say | Senin, 15 Desember 2025 | 10:07 WIB

5 Potret Rumah Krisdayanti, Luas dengan Fasad Klasik Bak Istana Eropa

5 Potret Rumah Krisdayanti, Luas dengan Fasad Klasik Bak Istana Eropa

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 14:13 WIB

Kini Proses Cerai, Intip 7 Potret Rumah Hamish Daud dan Raisa di Bali yang Bernuansa Tropis

Kini Proses Cerai, Intip 7 Potret Rumah Hamish Daud dan Raisa di Bali yang Bernuansa Tropis

Lifestyle | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 10:42 WIB

Terkini

Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat

Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 16:30 WIB

Ini 6 Mobil Bekas yang Harganya Stabil dan Paling Banyak Dicari

Ini 6 Mobil Bekas yang Harganya Stabil dan Paling Banyak Dicari

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 16:29 WIB

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran: Maaf, Ya

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Gibran: Maaf, Ya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:26 WIB

Mau Quality Time Hemat di Tempat Hits? Intip Promo BRI yang Satu Ini

Mau Quality Time Hemat di Tempat Hits? Intip Promo BRI yang Satu Ini

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 16:24 WIB

Kejagung Sita Rp 5 Miliar dari Ferry Boboho, Disebut Bagian dari Rp 40 Miliar Tan Kian

Kejagung Sita Rp 5 Miliar dari Ferry Boboho, Disebut Bagian dari Rp 40 Miliar Tan Kian

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:21 WIB

KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar

KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:20 WIB

Tanaman Monstera dan Sirih Gading Menurut Feng Shui Pembawa Hoki, Ini Penjelasannya

Tanaman Monstera dan Sirih Gading Menurut Feng Shui Pembawa Hoki, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 16:19 WIB

Mengapa Purbaya Ngotot Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN?

Mengapa Purbaya Ngotot Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN?

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:19 WIB

Demi Hemat Anggaran, 36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang, DPR: Ancam Demokrasi

Demi Hemat Anggaran, 36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang, DPR: Ancam Demokrasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:16 WIB

Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW

Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:10 WIB

×