Metro, Suara.com-Kopi Kintamani Bali yang notabene merupakan salah satu kopi terbaik di Indonesia ikut dipromosikan pada penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) yang berlangsung pada 23-28 Mei 2022 di Bali.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa forum internasional ini bagus sekali dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan mempromosikan kopi Indonesia kepada delegasi dari seluruh dunia, salah satunya kopi Kintamani.
"Tentunya, hal ini diharakan akan berdampak pada kebangkitan ekonomi nasional, terciptanya peluang usaha, dan lapangan kerja seluas-luasnya," ujar Menparekraf.
Kopi Kintamani Bali ini sendiri adalah kopi arabika yang ditanam di dataran tinggi Kintamani dengan ketinggian di atas 900 mdpl, di lereng-lereng gunung berapi Batur yang tanah serta iklimnya sangat mendukung bagi tanaman kopi. Mutu biji kopi Kintamani Bali adalah mutu 1 dengan nilai cacat fisik kurang dari 5 per 30 gram menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar dari The Speciality Coffee Association of America (SCAA). Kopi Kintamani bercita rasa pahit yang tidak terdeteksi, bermutu, serta intensitas aroma yang kuat.
Sandiaga berharap kopi Kintamani yang merupakan produk ekonomi kreatif ini bisa diterima dunia lewat forum GPDRR 2022 ini. Sehingga nantinya bisa meningkatkan ekspor kopi Indonesia ke berbagai negara