Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Emiten Milik Sandiaga Uno SRTG Tekor Rp 2,43 Triliun di Kuartal III-2025

Achmad Fauzi

Selasa, 04 November 2025 | 16:23 WIB
Emiten Milik Sandiaga Uno SRTG Tekor Rp 2,43 Triliun di Kuartal III-2025
Ilustrasi saham [Shutterstock]
baca 10 detik
  • SRTG rugi bersih Rp 2,43 triliun akibat kerugian investasi saham.

  • Kerugian investasi didominasi saham blue chip dan segmen teknologi digital.

  • Aset dan ekuitas SRTG juga menurun signifikan hingga kuartal III-2025.

Suara.com - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) justru mencatatkan rugi bersih pada kuartal III-2025 sebesar Rp 2,43 triliun. Raihan ini justru berbalik dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang raup untung Rp 5,21 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, torehan rugi emiten milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya ini disumbang dari kerugian atas investasi pada saham dan efek lainnya senilai Rp 4,3 triliun di sembilan bulan pertama tahun 2025.

Capaian ini lagi-lagi berbalik dibandingakan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,02 triliun.

Sandiaga Uno bersama salah satu staf di Saritoga Investama Sedaya, Maria [Sandiaga Uno via Facebook]
Sandiaga Uno bersama salah satu staf di Saritoga Investama Sedaya, Maria [Sandiaga Uno via Facebook]

Kerugian investasi ini ditopang pada investasi di saham-saham perusahaan besar atau blue chips senilai Rp 3 triliun dan saham segmen teknologi digital dengan kerugian mencapai Rp 296,86 miliar.

Adapun, saham-saham blue chips yang dinvestasikan oleh SRTG diantaranya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO),  PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA).

Selain itu, kerugian ini disumbang dari penurunan penghasilan dividen bunga yang sebesar Rp 1,40 triliun di kuartal III-2025, turun dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp 1,66 triliun.

Sementara, jumlah aset SRTG juga alami penurunan menjadi Rp 52,84 triliun pada 30 September 2025, dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mencapai Rp 57,84 triliun.

Sedangkan, total liabilitas atau utang juga alami penurunan menjadi Rp 3,68 triliun. Lalu, total ekuitas alami kemerosotan di Kuartal III-2025 sebesar Rp 49,13 triliun.

Dalam perdagangan hari ini, saham SRTG juga alami penurunan 2,59 persen di level Rp 1.690 per lembar saham.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancam Kirim Kejaksaan & KPK, Prabowo Beri Waktu 4 Tahun ke Danantara untuk 'Bersihkan' BUMN

Ancam Kirim Kejaksaan & KPK, Prabowo Beri Waktu 4 Tahun ke Danantara untuk 'Bersihkan' BUMN

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 08:03 WIB

Jor-joran Bangun Jalan Tol, Buat Operator Buntung: Pendapatan Seret, Pemeliharaan Terancam

Jor-joran Bangun Jalan Tol, Buat Operator Buntung: Pendapatan Seret, Pemeliharaan Terancam

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 16:49 WIB

Kerugian Garuda Indonesia Terbang Tinggi, Bengkak Rp2,42 Triliun

Kerugian Garuda Indonesia Terbang Tinggi, Bengkak Rp2,42 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 13:25 WIB

Terkini

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB

Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:48 WIB

Jeffrey Hendrik Jadi Bos Baru BEI, Core Indonesia: Investor Lebih Peduli Kondisi Ekonomi RI!

Jeffrey Hendrik Jadi Bos Baru BEI, Core Indonesia: Investor Lebih Peduli Kondisi Ekonomi RI!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:42 WIB

Tak Boleh Asal, Pedagang Harus Punya NIB Jika Mau Jualan di E-Commerce

Tak Boleh Asal, Pedagang Harus Punya NIB Jika Mau Jualan di E-Commerce

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:40 WIB