Tentang Revitalisasi Cagar Budaya

Metro | Suara.com

Senin, 11 Juli 2022 | 15:38 WIB
Tentang Revitalisasi Cagar Budaya
RIS

Pemanfaatan cagar budaya sebagaimana amanat undang-undang pada hakikatnya adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu contoh pemanfaatan bangunan cagar budaya yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat adalah pemanfaatan kawasan-kawasan cagar budaya sebagai kawasan pariwisata dan ekonomi seperti yang telah dilakukan di berbagai kota besar di Indonesia.

Beberapa waktu lalu Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek Hilmar Farid mengunjungi Prancis dan Belanda serta membagikan hasil observasinya di dua kawasan heritage yakni Menara Eifel di Prancis dan Museumplein di Belanda. Dua pelajaran penting yang dibagikannya adalah : Pertama dalam konteks pemanfaatan cagar budaya sejatinya penghasilan terbesar bukan berasal dari Menara Eifelnya itu sendiri tapi pada berdirinya usaha-usaha atau UMKM di sekitar Menara Eifel. Kedua, pelajaran penting yang dibagikannya adalah bagaimana Museumplein di Amsterdam menjadi ruang publik yang aktif tempat bertemunya ilmu, seni dan aspirasi.  Tidak hanya  soal ruangnya tapi juga publiknya yang mendapat perhatian.

Dua pelajaran penting ini memberikan inspirasi bagaimana mengembangkan cagar budaya yang ada di Kota Metro. Penulis yang juga telah beberapa kali mengunjungi dua tempat  diatas sepakat dengan gagasan yang dibagikan Hilmar Farid. Bahwa ruang dan publik adalah dua hal yang sama pentingnya. Mempercantik ruang tanpa meningkatkan kapasitas publik atau orang sejatinya adalah hal yang tidak terlalu manfaat. Seperti lirik lagu kebangsaan kita Bangunlah jiwanya dan bangunlah badannya.

RIS dan Ruang Publik

Rumah Informasi Sejarah yang berdiri pada 2021 lalu terus mengalami perkembangan dengan berbagai kegiatan. Hal ini berangkat dari keyakinan ketika bangunan cagar budaya hanya dijadikan museum ansih  maka bangunan tersebut menjadi sepi, hanya ramai pada saat hari peringatan yang terkait dengan bangunan cagar budaya tersebut, atau memang event yang sengaja diselenggarakan oleh pengelola museum itu sendiri.

RIS kini tidak tumbuh tidak hanya sebagai tempat orang mengetahui sejarah perkembangan sebuah kota yang hanya diakses oleh segmentasi tertentu tapi mulai berkembang sebagai ruang publik untuk semua. Perlahan beragam ruang tumbuh di sekitar RIS mulai dari kedai kopi, taman, ruang belajar bersama hingga yang terbaru adalah fasilitas-fasilitas olahraga.

Mengusung semangat partisipasi dan  gotong-royong dari berbagai kalangan kini RIS mulai dilirik kalangan swasta, BUMN, perbankan, politisi hingga pemerintahan.Beragam aktifitas tumbuh mulai dari diskusi, pelatihan , musik, pemutaran film, pameran, minum kopi,  literasi, fotografi, videografi, komedi, potong-rambut gratis, nonton bola, makan bersama hingga shelter ojek online. Hal tersebut sejatinya menandakan mulai tumbuhnya ruang publik terbuka  yang kelak mempertemukan berbagai aspirasi, kepentingan dari berbagai kalangan.

Rumah tua di pusat kota yang dulu terbengkalai kini perlahan berubah menjadi ruang berbagai aktifitas. Menggunakan terminologi KBBI revitalisasi diartikan sebagai suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya sehingga revitalisasi berarti menjadikan sesuatu atau perbuatan untuk menjadi vital atau penting.

Ruang Publik Menuju Ruang Kreatif

Perubahan RIS menjadi ruang publik membuka jalan menuju tumbuhnya ruang kreatif yang menghadirkan penguatan kapasitas juga potensi ekonomi bagi warga sekitarnya.Disinilah sesungguhnya letak sebuah proses revitalisasi mulai nampak memberikan manfaat. Terlebih upaya revitalisasi yang dilakukan mengusung gagasan partisipasi dan gotong-royong.

Lewat konsep ruang publik kehadiran cagar budaya juga menjadi lebih mudah untuk diperkenalkan kepada berbagai kalangan. Cagar budaya menjadi ruang perekat berbagai kalangan untuk bersama-sama memanfaatkannya sebagai ruang aktifitas bersama, ruang kreasi yang melahirkan berbagai potensi ekonomi. Pemanfaatan bangunan cagar budaya sebagai kawasan -usaha rakyat  dapat dilakukan agar kawasan tersebut menjadi kawasan yang hidup dan menjadi pemicu pengembangan kawasan. 

Sedikit dinaikan levelnya maka soal kemampuan pengelolaan sampah mandiri dapat menjadi nilai tambah pemanfaatan suatu kawasan cagar budaya. Keterlibatan BUMN, swasta dalam pengelolaan sampah dapat dikolaborasikan dengan pengelolaan cagar budaya dan ruang publik sebagai satu kesatuan. Pada situasi sulit semacam ini inovasi, kreatifitas dan kerja sama menjadi penting. Dengan demikian kita tidak sekedar membuat bangunan-bangunan baru yang menghabiskan anggaran lalu kembali terbengkalai.  

Bila pemerintah cukup cerdas membacanya lewat konsep cagar budaya sebagai ruang publik maka sesungguhnya dua pekerjaan tengah dilakukan sekaligus yakni revitalisasi fasilitas budaya dan lahirnya creative hub. Keduanya notabene merupakan program unggulan dari Pemerintah Kota Metro. Apakah pemerintah dalam hal ini OPD-OPD yang ada cukup cerdas membacanya? Atau kita masih memerlukan lebih banyak studi tiru atau studi banding serta riset-riset fiktif lainnya hanya untuk menerjemahkan program sederhana semacam itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Perkembangan UMKM Metro, Gink Technology Gelar Sharing Pemasaran Digital

Dukung Perkembangan UMKM Metro, Gink Technology Gelar Sharing Pemasaran Digital

| Senin, 11 Juli 2022 | 10:47 WIB

Gibran Bocorkan Rencana Revitalisasi Pura Mangkunegaran

Gibran Bocorkan Rencana Revitalisasi Pura Mangkunegaran

Surakarta | Sabtu, 09 Juli 2022 | 17:16 WIB

Peringati HUT Ke-76, BNI Gelar Makan Bersama Warga

Peringati HUT Ke-76, BNI Gelar Makan Bersama Warga

| Jum'at, 08 Juli 2022 | 19:12 WIB

Terkini

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Surat yang Ditulis oleh Diriku di Masa Depan

Surat yang Ditulis oleh Diriku di Masa Depan

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 07:15 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Terpopuler: 5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik hingga Rekomendasi HP Motorola Kamera Bagus

Terpopuler: 5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik hingga Rekomendasi HP Motorola Kamera Bagus

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 06:50 WIB

Panen Hoki, 3 Shio Ini Diprediksi Bernasib Baik pada 25 April 2026

Panen Hoki, 3 Shio Ini Diprediksi Bernasib Baik pada 25 April 2026

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 06:35 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini

Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 06:15 WIB

Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI

Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 06:05 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB