Perkuat Potensi Pelaku Ekraf Bandar Lampung, Sandiaga Ajak Gabung dalam Ekosistem Kota Kreatif

Metro

Senin, 29 Agustus 2022 | 13:54 WIB
Perkuat Potensi Pelaku Ekraf Bandar Lampung, Sandiaga Ajak Gabung dalam Ekosistem Kota Kreatif
Perkuat Potensi Pelaku Ekraf Bandar Lampung, Sandiaga Ajak Gabung dalam Ekosistem Kota Kreatif (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para pelaku ekonomi kreatif di Bandar Lampung bergabung ke dalam ekosistem Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia guna menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Menurut Sandiaga Kota Bandar Lampung ini memiliki segudang potensi terutama di kriya, kuliner, dan fesyen. Ini produk-produknya memiliki kualitas yang sangat tinggi dan jika ada keberpihakan dari pemerintah dengan semangat Gernas BBI kita bisa menciptakan dua juta lapangan kerja baru dan 1,7 persen tambahan pertumbuhan ekonomi. Ini kita mulai dari Kota Bandar Lampung yang tahun ini kuartal ke II tumbuhnya di atas lima persen.

Hal tersebut disampiakan Sandiaga Uno dalam Workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia, di Bukit Randu Hotel, Bandar Lampung, Minggu (28/8/2022). Kota Bandar Lampung sendiri telah mengajukan Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) yang dilakukan Kemenparekraf sendiri telah mengajukan Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) yang dilakukan Kemenparekraf agar kemudian menetapkan subsektor ekraf mana yang menjadi unggulan di suatu kabupaten/kota

"Tahun depan mudah-mudahan Bandar Lampung kita nobatkan jadi kota kreatif sesuai dengan harapan dari para pelaku ekonomi UMKM di kota ini," kata Menparekraf Sandiaga.

 Sandiaga juga mendorong pelaku ekonomi kreatif agar terlibat dalam ekosistem ekonomi digital, untuk meningkatkan konsumsi produk dalam negeri. Dimana targetnya akhir tahun 2023 ada 30 juta UMKM yang terdigitalisasi. 

Workshop KaTa Indonesia di Bandar Lampung juga sebagai upaya Kemenparekraf untuk memastikan pelaku ekonomi kreatif yang ada mendapat pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.

"Peningkatan keterampilan up skilling, re skilling, dan new skilling akan terus dilakukan. Yang paling penting new skilling karena skill baru ini dibutuhkan UMKM. Dan kami akan memberikan pelatihan dan pendampingan sampai kepada pembiayaan, bekerja sama dengan pemerintah kota dan stakeholders lainnya. Jadi harapannya bukan hanya mereka bisa merintis, tapi mereka bisa naik kelas, bukan hanya to start up tapi juga mereka bisa scale up, sehingga ujungnya bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya," tambahnya.

Sementara itu Direktur Infrastuktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Hariyanto menjelaskan bahwa program KaTa Kreatif Indonesia adalah membangun ekosistem. Lewat program ini Kemenparekraf menghimpun semua data dan persoalan, semua masukan yang dikompilasi menjadi sebuah persoalan yang harus ditindaklanjuti.

"Program ini bukan hit and run, kami ada tindak lanjutnya. Sampai dengan sekarang ada 5.040 data pelaku ekraf yang sudah terdigitalisasi di web.katakreatif.kemenparekraf.go. Jadi sebagai sebuah sistem dan kami sebagai sebuah produk kebijakan juga mendorong inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Kami juga terus membangun networking pelaku ekraf," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pahawang Culture Festival 2022 Diharapkan Jadi  Momentum Kebangkitan Ekonomi Lampung

Pahawang Culture Festival 2022 Diharapkan Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Lampung

Metro | Minggu, 28 Agustus 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Serahkan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Serahkan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB

Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit

Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup

Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:10 WIB

Anime Dr. STONE Resmi Tamat, Akhiri Petualangan Senku Selama 7 Tahun

Anime Dr. STONE Resmi Tamat, Akhiri Petualangan Senku Selama 7 Tahun

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:10 WIB

Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan

Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan

Jakarta | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:05 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Ulasan Film Supergirl: Sinema Kosmis yang Megah, Sunyi, dan Mendalam

Ulasan Film Supergirl: Sinema Kosmis yang Megah, Sunyi, dan Mendalam

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:58 WIB