Metro, Suara.com- Berbekal mengantongi pengalaman dalam mempercantik Kota Lama Semarang, PT Brantas Abipraya (Persero) siap mewujudkan destinasi wisata heritage di Medan.
Miftakhul Anas, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya menjelaskan pembangunan infrastruktur permukiman kawasan Kota Lama Kesawan ditargetkan akan tuntas pada November 2023 mendatang. Melalui pembangunan Kesawan ini Brantas Abipraya berupaya menghidupkan kembali makna legacy dari wilayah tersebut.
“Pembenahan kawasan Kota Lama Kesawan ini merupakan sebuah upaya kami dalam menyokong terwujudnya Medan wisata Heritage. Harapannya nanti wilayah ini dapat mengembangkan perekonomian dan menjadi destinasi wisata baru nan cantik,” ungkap Miftakhul Anas.
Anas menambahkan revitalisasi ini nantinya akan memperkuat daya tarik 'heritage' dan potensi seni budaya. Keberadaannya saat tuntas nanti bakal menjadikannya sebagai salah satu ikon Kota Medan dan meningkatkan nilainya sebagai destinasi untuk wisatawan lokal dan mancanegara.
Seperti Kota Lama Semarang yang telah didandani Abipraya sebelumnya, Kota Kesawan ini juga menyimpan banyak peninggalan bersejarah zaman kolonial, keindahan yang ditawarkan adalah pemandangan berlatar gedung-gedung tua warisan kolonial.
Bersama Kementerian PUPR, Brantas Abipraya akan memperelok kawasan ini dengan merevitalisasi agar menjadi kawasan yang semakin instagramable, atau layak jadi lokasi swafoto dan dipamerkan di media sosial, serta mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara.
“Kami optimis dapat menyelesaikan revitalisasi kota lama Kesawan ini tepat waktu agar manfaatnya dapat lekas di rasakan oleh masyarakat, serta dapat turut mendukung perekonomian di wilayah tersebut karena melalui revitalisasi ini nantinya dapat membuka banyak lapangan pekerjaan di Medan,” pungkas Anas.