Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui jika kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo menjadi pukulan berat untuk institusi Bhayangkara.
Hal ini diungkapkannya dalam video singkat yang diunggah melalui kanal YouTube Kompas.com pada 2 Maret 2023.
Bukan tanpa sebab, Sigit mengatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menjadi menurun drastis akibat insiden tersebut. Padahal sebelum kasus terjadi, Polri memiliki tingkat kepercayaan publik tertinggi.
"Bagi institusi Polri tentunya, jujur ini adalah pukulan berat. Pukulan yang berat buat institusi kami," ucap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, seperti dikutip pada Sabtu (4/3/2023).
Tak hanya itu, Sigit juga menyamakan kasus Ferdy Sambo ini layaknya pil pahit bagi Korps Bhayangkara.
Meski begitu, kejadian tersebut adalah pelajaran yang berharga untuk institusi Polri.
"Ini pil pahit buat kita. Namun demikian tentunya, pil pahit itu harus menjadi obat bagi kita untuk kemudian bagaimana kita melakukan perbaikan dalam waktu yang cepat," tambah Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri juga berharap kasus Ferdy Sambo dapat menjadi momen bagi anggota Polri untuk mengambil pilihan. Menurutnya, anggota Polri harus bisa menjaga soliditas, bekerja keras, dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan termasuk di dalam kualitas pelayanan terhadap publik.
Lebih lanjut, Kapolri pun mengingatkan bahwa jajaran Polri harus fokus kembali melaksanakan tugas-tugas lain yang ada di kepolisian usai kasus Ferdy Sambo ini selesai.
Video itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang berharap bahwa Polri dapat bekerja jujur agar bisa memulihkan tingkat kepercayaan publik kembali.
"Saya percaya masih banyak anggota Polri yang masih setia dalam tugas pengabdiannya untuk negara dan menjadi pengayom masyarakat. Semoga institusi Polri dapat meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat dengan terus membenahi institusi Polri dengan menindak tegas anggotanya yang tidak taat hukum," tulis akun F***** S**********
"Bukan cuma pukulan berat pak, tapi ini pukulan maut untuk nama besar Polri. Usut tuntas pak, supaya nama Polri bersih lagi dan dipercaya rakyat," komentar J*** S*********
"Sabar pak Kapolri. Bapak sudah tepat sekali pecat Sambo. Kami rakyat akan kembali puji Polri apabila bapak bisa terus tindak tegas yang bersalah. Semangat pak Kapolri, badai pasti berlalu," tambah E*** S**