Guntur Soekarnoputra Usul Jokowi Gantikan Megawati Jadi Ketum PDIP, Sekjen Langsung Ngeles: Tergantung Anggota...

Metro | Suara.com

Senin, 02 Oktober 2023 | 11:47 WIB
Guntur Soekarnoputra Usul Jokowi Gantikan Megawati Jadi Ketum PDIP, Sekjen Langsung Ngeles: Tergantung Anggota...
Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Presiden Jokowi dalam Puncak Bulan Bung Karno di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (24/6/2023). (Dok. PDIP)

Megawati Soekarnoputri telah menduduki jabatan Ketua Umum PDI Perjuangan sejak tahun 1998. Langgengnya masa jabatan Megawati ini rupanya turut disoroti oleh sang kakak, Guntur Soekarnoputra. Bahkan belum lama ini Guntur mengusulkan agar Megawati turun dari posisinya dan digantikan oleh Presiden Joko Widodo.

 

Hal ini kemudian ditanggapi oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Dilihat di kanal YouTube Liputan6, Hasto mengaku menerima setiap gagasan yang masuk, tak terkecuali tentang potensi Jokowi menggantikan Megawati sebagai Ketum PDIP di masa depan.

 

“Sebagai gagasan, tentu saja kami menerima sebagai masukan, tetapi terkait PDI Perjuangan skala prioritas memenangkan Pemilu. Ini Rakernas IV, kemudian Rakernas V diselenggarakan setelah Pemilu, baru pada tahun 2025 dilaksanakan Kongres Partai VI. Di dalam kongres itu kedaulatan berada di tangan anggota, itu lembaga pengambil keputusan tertinggi, itu nanti mekanisme berjalan di dalam partai,” ungkap Hasto, dikutip pada Senin (2/10/2023).

 

Meski begitu, Hasto menekankan bahwa partainya selalu mendengarkan apa yang diinginkan oleh akar rumput alih-alih hanya berkutat pada elite. “Tradisi PDI Perjuangan tentu saja politik arus bawah, politik mendengarkan hati sanubari dari para anggota, karena kongres akan diikuti oleh seluruh utusan dari tingkat yang paling bawah,” ujar Hasto.

 

“Nanti pada tahun 2025, kita menangkan dulu. Setelah Pemilu dimenangkan oleh dukungan rakyat, (lalu) PDI Perjuangan harus mengawal,” sambungnya, merujuk pada pemerintahan Ganjar Pranowo apabila memenangkan Pilpres 2024.

 

Di sisi lain, spekulasi Jokowi akan keluar dari PDIP terus mencuat beberapa waktu belakangan, terutama setelah sang putra bungsu Kaesang Pangarep dinobatkan menjadi Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Banyak yang menilai Jokowi tidak lagi nyaman di PDIP lantaran partai tersebut masih dikuasai oleh trah Soekarno.


Salah satu yang mengamininya adalah pengamat politik M Qodari. “Sebetulnya kalau Pak Jokowi nanti ke PSI, menurut saya adalah sebuah tanda kesantunan atau menahan diri yang luar biasa dari Pak Jokowi. Karena bukan tidak ada sebetulnya pihak-pihak yang ‘ngipasin’ Pak Jokowi untuk take over kepemimpinan PDIP dalam Rakernas 2020,” ungkap Qodari, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Jokowi Atau Puan, Sosok Ini Disebut Paling Berpeluang Gantikan Megawati Jadi Ketum PDIP

Bukan Jokowi Atau Puan, Sosok Ini Disebut Paling Berpeluang Gantikan Megawati Jadi Ketum PDIP

Kotak Suara | Senin, 02 Oktober 2023 | 10:47 WIB

Gegara Demokrat, Tegak Lurus Prabowo ke Jokowi Kembali Dipertanyakan: Tukang Pukul Dirangkul

Gegara Demokrat, Tegak Lurus Prabowo ke Jokowi Kembali Dipertanyakan: Tukang Pukul Dirangkul

| Senin, 02 Oktober 2023 | 10:42 WIB

Megawati Kritik Konsep Perubahan: Siapa Yang Jadi Presiden Harus Meneruskan, Bukan Diubah!

Megawati Kritik Konsep Perubahan: Siapa Yang Jadi Presiden Harus Meneruskan, Bukan Diubah!

Kotak Suara | Senin, 02 Oktober 2023 | 10:18 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB