Dalam kitab tersebut, KH A Idris Marzuqi mencontohkan lafazh niat puasa Ramadhan sebulan penuh sebagai berikut:
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah Ta'ala".
Meski telah membaca niat puasa Ramadhan sebulan penuh, umat Islam tetap dianjurkan membaca niat di hari-hari berikutnya.
Bacaan niat sebulan penuh sebagai antisipasi bilamana di kemudian hari lupa niat, puasanya tetap sah dan bisa diteruskan. Sebab dicukupkan dengan telah niat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan.