Punya Ekor, Pria India Ini Dianggap "Titisan Hanoman"

admin | Suara.com

Sabtu, 08 Februari 2014 | 16:51 WIB
Punya Ekor, Pria India Ini Dianggap "Titisan Hanoman"
Salah satu penggambaran Hanoman di museum di Lucknow, India. (Foto: Ebharat.in)

Suara.com - Seorang pria berusia 35 tahun yang bekerja sebagai pemetik teh di Alipurduar, India, kini langkahnya diikuti oleh banyak orang setiap hari. Hal itu terutama karena dia memiliki ekor sepanjang 14,5 inci (sekitar 39 cm) di bagian bokongnya, yang membuat warga menganggapnya sebagai titisan dewa.

Seperti dilaporkan Barcroft TV, Chandre Oraon, nama lelaki tersebut, diketahui telah memiliki ekor sejak lahir. Kenyataan itu membuat sebagaian umat Hindu --bahkan jauh dari daerah lain di luar lingkungannya-- meyakini bahwa Oraon adalah titisan dari salah satu dewa, yaitu sang Raja Kera alias Hanoman.

Namun lebih jauh, tampaknya bukan hanya ekornya yang membuat warga makin yakin Oraon adalah titisan Hanoman. Pekerjaannya sebagai pemetik teh yang menuntutnya kerap kali memanjat pohon, juga disebut mengindikasikan kesimpulan itu.

Para pemuja yang percaya pun rela datang dari berbagai daerah di India, demi bertemu sang "orang suci", serta jika boleh menyentuh ekornya sekaligus demi mendapatkan pemberkatan. Salah seorang di antaranya adalah Monika Lakda, yang mengaku harus bepergian semalaman demi menjumpai Oraon di kuil kecilnya, berharap sosok tersebut bisa menyembuhkan sakit keponakannya.

"Kami telah memberinya obat, tapi dia (sang keponakan) tidak sembuh. Jadi kami datang menemui Chandre untuk meminta pemberkatan darinya. Dan (ternyata) bayi itu segera sembuh setelahnya," ungkap Lakda, seperti diberitakan Daily Mail.

"Kami yakin bahwa Chandre adalah titisan Hanoman. Mereka bilang dia terlahir di Hari Suci Hanoman. Makanya kami percaya padanya," tambahnya.

Tentu saja, tidak semua orang percaya bahwa ekor yang dimiliki Oraon merupakan pertanda dia adalah titisan dewa. Bhushan Chakraborty, seorang petugas kesehatan setempat, kepada Indian Express menyatakan bahwa dia yakin Oraon bukanlah titisan sang dewa.

"(Memang) Dia memanjat pepohonan, juga bertindak-tanduk layaknya kera, dan merupakan seorang vegetarian; tapi dia bukan dewa, dan kondisi yang dimilikinya hanyalah sebuah kelainan lahir," ungkapnya.

Menurut para pakar medis, kondisi seperti yang dialami Oraon sebenarnya adalah sebentuk "spina bifida", yaitu kondisi di mana ruas tulang belakang tidak menutup sempurna atau berakhir di bagian bawah di dalam otot. Sehubungan dengan itu, rata-rata dokter akan menyarankan agar pasien seperti Oraon menjalani operasi untuk memperbaiki kondisi itu (membuang ekornya), terutama demi alasan kesehatan.

Tapi Oraon termasuk salah satu yang menolak melakukannya. "Suatu kali saat aku masih kecil, ibuku memotong ekorku itu. Segera setelahnya, saya mengalami demam tinggi dan sakit berat. Ibuku bahkan bilang aku hampir mati saat itu," ujarnya, seperti dikuti Mirror.

"Setelah itu, semua orang berpendapat aku lebih baik mempertahankan ekor ini. Menurut keluargaku, dengan sakitnya aku saat itu, maka artinya ekorku ini adalah memang pertanda orang suci," sambungnya.

Keberadaan ekor itu sendiri bukanlah sesuatu yang benar-benar mengenakkan bagi Oraon. Anak-anak senantiasa mengejek ekornya itu. Apalagi, kendati sudah terkenal, Oraon hanya tinggal di gubuk sederhananya, serta masih belum mampu mewujudkan mimpi memiliki kuil sendiri.

Yang pahit lagi, Oraon sebelumnya sudah ditolak oleh lebih dari 20 orang wanita. Sampai akhirnya dia bertemu istrinya saat ini, Maino, yang juga mengaku tak benar-benar bahagia meski hidup bersama seorang "titisan dewa".

"Dia tidak berpenampilan baik. Ayah dan ibuku meninggal saat aku masih lebih muda. Lalu saudara-saudaraku menginginkan aku segera menikah, jadi saya akhirnya harus berkompromi (dengan perasaan)," ucap sang istri pula, seperti dikutip Mirror.

Oraon sendiri bukanlah kasus pertama adanya sosok yang dianggap sebagai titisan Hanoman di India. Sebelumnya, Arshid Ali Khan, seorang bocah berusia 12 tahun di Chandigarh, juga memiliki ekor sepanjang sekitar 17,8 cm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United

Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah

Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:58 WIB

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:20 WIB

Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors

Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 19:00 WIB

Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United

Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 06:46 WIB

Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United

Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United

Bola | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:10 WIB

Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap

Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap

Bola | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:22 WIB

Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia, Jan Olde: Semoga Beruntung

Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia, Jan Olde: Semoga Beruntung

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 13:05 WIB

Persija Jakarta dan Dewa United Dominasi Skuad Timnas Indonesia Era John Herdman untuk Piala AFF

Persija Jakarta dan Dewa United Dominasi Skuad Timnas Indonesia Era John Herdman untuk Piala AFF

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 16:10 WIB

Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia

Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Terkini

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB