Ahok Sindir Keberadaan Bus Tingkat Wisata

admin

Selasa, 25 Februari 2014 | 18:12 WIB
Ahok Sindir Keberadaan Bus Tingkat Wisata
Bus tingkat khusus pariwisata di Halte Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (24/2). Saat ini baru tersedia 5 unit bus, dan tidak dipungut biaya hingga 3 bulan mendatang untuk berkeliling Menikmati ikon Jakarta. [MATAMATA/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) khawatir dengan keberadaan bus tingkat pariwisata asal Cina yang beroperasi di Jakarta. Apalagi pascaadanya dugaan mark up pengadaan Bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta (BKTB).

“Saya mau cek juga lha. Bisa saja ada persoalan. Tetapi sampai sejauh ini belum ada persoalan yang terlihat,” kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Apalagi, diketahui bus Cina tersebut bermerek Wei Chai. Ahok sendiri mengaku belum tahu soal merek ini. Merek ini juga diakui baru pertama kali dia dengar.

“Meski merknya Wei Chai, saya belum tahu. Saya pikir bisa ada masalah kalau bus tingkat wisata itu mogok,” ujarnya.

Meski demikian, Ahok mengatakan belum perlu melibatkan pihak lain untuk menelusuri proses pengadaan bus tingkat ini. Termasuk meminta bantuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit proses pengadaan bus pariwisata ini.

"Kalau bus wisata nggak perlu melibatkan BPK. Karena nggak ada persoalan," tutur Ahok.

Disindir maukah Ahok menumpang di bus tingkat ini, Ahok hanya menjawab dengan bercanda.

“Saya sudah sering coba bus tingkat di Singapura. Saya juga sudah sering naik bus tingkat di Australia,” ucapnya sambil tertawa.

Bus Pariwisata ini melintasi sejumlah rute, di antaranya, Bundaran Hotel Indonesia - Musem Gajah - Pecenongan - Gedung Kesenian Jakarta - Masjid Istiqlal - Istana Negara - Monas - Balai Kota - Sarinah dan kembali lagi ke Bundaran HI.

Bus tersebut mulai dioperasikan mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB dengan pergantian sopir dua shift. Di dalam satu bus ada empat awak diantaranya, sopir, kondektur, guide dan polisi pariwisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keterlibatan Pegawai Pemprov di Kasus "Bus Karatan" Masih Nihil

Keterlibatan Pegawai Pemprov di Kasus "Bus Karatan" Masih Nihil

News | Selasa, 25 Februari 2014 | 16:24 WIB

Pemprov DKI dan KPK Berkomunikasi soal "Bus Karatan"

Pemprov DKI dan KPK Berkomunikasi soal "Bus Karatan"

News | Selasa, 25 Februari 2014 | 13:28 WIB

Pemprov DKI Bawa Kasus "Bus Karatan" ke BPK

Pemprov DKI Bawa Kasus "Bus Karatan" ke BPK

News | Selasa, 25 Februari 2014 | 13:00 WIB

Ahok Tantang KPK Geledah Kasus Bus Karatan

Ahok Tantang KPK Geledah Kasus Bus Karatan

News | Senin, 24 Februari 2014 | 18:36 WIB

Hari Ini Bus Tingkat Mulai Keliling Kota

Hari Ini Bus Tingkat Mulai Keliling Kota

News | Senin, 24 Februari 2014 | 12:49 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×