Duel Hidup-Mati Langka Ular Versus Buaya

admin | Suara.com

Selasa, 04 Maret 2014 | 05:50 WIB
Duel Hidup-Mati Langka Ular Versus Buaya
Pergulatan ular piton versus buaya seperti terekam kamera warga. (Foto: Tiffany Corlis/ABC NW Queensland)

Suara.com - Ini bukan penceritaan kembali kisah yang identik dengan Kota Surabaya, yang antara lain sudah diabadikan lewat monumen terkenal itu. Ini adalah kejadian sebenarnya ketika seekor ular besar berduel sekitar lima jam lamanya dengan seekor buaya, di wilayah Queensland, Australia.

Sekadar "bocoran" ending-nya, pemenang duel pada akhir pekan lalu tersebut adalah sang ular berukuran panjang 3 meter lebih, yang diduga dari jenis piton air. Sementara "kontestan" yang kalah, berakhir tidak saja dengan kehilangan nyawa, namun juga menjadi santapan utuh sang ular.

Sebagaimana diberitakan beberapa media, kejadian ini pun menjadi tontonan langka, bahkan direkam banyak kamera warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi. Arena pertarungan dua predator buas itu sendiri adalah di salah satu sisi Danau Moondarra, dekat Gunung Isa, di Queensland, yang memang sebenarnya biasa dikunjungi warga.

Salah seorang saksi mata, Tiffany Corlis, seperti dikutip Gawker dari BBC, melukiskan pemandangan itu sebagai sebuah kejadian luar biasa. Sesuatu yang sungguh langka, yang membuatnya tak ragu mengarahkan kamera cukup lama, bahkan meski sebenarnya terasa sedikit menakutkan dan berisiko.

"Itu (pemandangan) menakjubkan," ungkap Corlis. "Ular itu melingkarkan badannya ke buaya tersebut untuk memperkuat cengkeraman, lalu membelit kaki-kaki buaya itu guna mematikan gerakannya," tambahnya.

"Setelah buaya itu tewas, ular tersebut lantas melenturkan lagi badannya, memutar dari arah depan, lalu mulai memakan (menelan) buaya itu, dari (bagian) kepalanya lebih dulu," lanjut Corlis.

Seperti diakui Corlis pula kepada ABC, sejumlah warga yang bersamanya turut memotret dan merekam adegan "duel" tersebut, tampak nyaris tak peduli lagi dengan keselamatan diri, saking luar biasanya pemandangan itu.

"Kami mungkin (jadi) sedikit teralu berani, sedikit kelewat gila," ujarnya, menyampaikan bahwa orang-orang saat itu berada di jarak yang cukup dekat dengan kedua hewan pemangsa tersebut.

Dikatakan Corlis lagi, pemandangan bahkan menjadi tak kalah menarik ketika sang ular tuntas melahap buaya mangsanya tersebut. "Anda bisa melihat buaya itu berada di dalam perut si ular, yang menurutku mungkin adalah hal yang lebih luar biasa," tuturnya.

"Anda bisa melihat (bentuk) kakinya, dan melihat ukurannya dan lain-lain. Itu benar-benar menakjubkan," kata Corlis lagi.

Diduga, sang ular agaknya memang sengaja mengincar buaya tersebut sebagai mangsa besar, yang meski berisiko tinggi namun bisa membuatnya kenyang serta tak perlu makan sampai dua bulan lamanya. Menurut keterangan warga pula, butuh 15 menit bagi sang ular untuk menelan utuh buaya yang telah tewas tersebut.

Untuk diketahui, dengan mangsa seukuran itu --diperkirakan buaya tersebut panjangnya juga lebih dari 2 meter-- ular biasanya akan kekenyangan, bahkan susah bergerak setidaknya dalam beberapa hari, sebelum tuntas mencerna makanannya dalam waktu sekitar tiga pekan.

Yang menarik, meski mengakui dirinya dan warga lain saat itu meninggalkan lokasi sembari menyadari berbahayanya kawasan tersebut, Corlis menolak mengurungkan niat ketika ingin berenang di danau itu kelak.

"(Tapi) Saya rasa saya akan biarkan orang lain dulu masuk (ke danau)," ujarnya setengah bercanda. (Gawker/ABC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Sempat Jadi Lawan Timnas Indonesia, 4 Negara ini Lolos ke Piala Dunia 2026

Sempat Jadi Lawan Timnas Indonesia, 4 Negara ini Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

4 Negara yang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Lolos ke Piala Dunia 2026

4 Negara yang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 15:51 WIB

Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Anomali Harga BBM Imbas Perang Iran: Australia Kena Diskon, Indonesia Tak Berubah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak

Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:53 WIB

Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:04 WIB

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:49 WIB

Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun

Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:00 WIB

Nama Luke Vickery Mencuat, Pengamat: Potensial tapi Harus Lewati Persaingan Ketat

Nama Luke Vickery Mencuat, Pengamat: Potensial tapi Harus Lewati Persaingan Ketat

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:28 WIB

Terkini

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB