Cerita Warga Simpan Pecahan Mortir dari Gudang Marinir yang Meledak 1984

admin | Suara.com

Jum'at, 07 Maret 2014 | 13:55 WIB
Cerita Warga Simpan Pecahan Mortir dari Gudang Marinir yang Meledak 1984
Jalan Haji Beden, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, dulu terkena mortir [SUARA.COM/BAGUS SANTOSA]

Suara.com - Sesungguhnya, Raun Raya (70), sesepuh warga di Jalan Beden RT 10/2, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, tidak mau mengungkapkan cerita yang terjadi setelah gudang penyimpanan amunisi Komando Korps Operasi (KKO) Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, meledak pada 30 Oktober 1984. Tapi, lama-lama ia bersedia mengatakannya kepada Suara.com.

Dalam peristiwa menggegerkan itu, ada serpihan mortir yang jatuh di rumah Raun. Serpihan terbuat dari besi memiliki panjang sekitar 60 sentimeter dan tebalnya 10 sentimeter.

Raun memutuskan untuk menyimpan serpihan sebagai kenang-kenangan. Tapi kemudian, ia menjualnya.

"Itu sudah lama dijual. Gara-gara cerita itu banyak memang yang mencari saya. Tapi itu sudah saya jual," tutur Raun.

Raun punya cerita tentang asal muasal serpihan.

Benda tersebut merupakan pecahan salah satu mortir yang terlontar dari gudang penyimpanan amunisi KKO Marinir saat meledak.

Ketika itu, ia tengah berada di dalam rumah menunggu Subhan, anaknya yang masih berumur 7 tahun. Subhan ditinggal mengungsi lebih dulu oleh anggota keluarga lainnya karena masih tidur lelap.

Subhan sempat bangun sebentar karena terganggu oleh suara desingan mortir. Raun pun memindahkan ke ruang lain.

Tak lama kemudian, terdengar suara ledakan keras dari tempat Subhan tidur sebelum dipindahkan.

"Waktu anak saya nangis, kemudian saya pindahkan ke kamar belakang. Enggak lama, bongkahan itu jatuh," katanya.

Genting hancur dan beberapa sisi tembok rontok.

"Alhamdulillah selamat," katanya.

Sebelum serpihan peluru jatuh di rumah Raun, ternyata lebih dulu menghantam rumah tetangga.

Melihat dampak yang ditimbulkan dan bagaimana serpihan nyaris menimpa anaknya, terpikirlah di kepala Raun untuk menyimpannya.

"Makannya saya simpan," ujar ayah beranak 10 itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gudang Amunisi Cilandak Meledak 1984, Mortir 1 Meter Jatuh ke Teras Rumah

Gudang Amunisi Cilandak Meledak 1984, Mortir 1 Meter Jatuh ke Teras Rumah

News | Jum'at, 07 Maret 2014 | 12:45 WIB

Ketika Gudang Amunisi Marinir Meledak 1984, Suasananya Seperti Kiamat

Ketika Gudang Amunisi Marinir Meledak 1984, Suasananya Seperti Kiamat

News | Jum'at, 07 Maret 2014 | 10:12 WIB

Gudang Amunisi Marinir Meledak 1984: Pecahan Mortir Dijadikan Golok (2)

Gudang Amunisi Marinir Meledak 1984: Pecahan Mortir Dijadikan Golok (2)

News | Jum'at, 07 Maret 2014 | 08:08 WIB

Gudang Amunisi Marinir Meledak 1984: Mortir Berdesing di Atas Rumah (1)

Gudang Amunisi Marinir Meledak 1984: Mortir Berdesing di Atas Rumah (1)

News | Jum'at, 07 Maret 2014 | 14:10 WIB

Terkini

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

News | Senin, 20 April 2026 | 08:48 WIB

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

News | Senin, 20 April 2026 | 08:17 WIB

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 20 April 2026 | 07:39 WIB

Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!

Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!

News | Senin, 20 April 2026 | 07:36 WIB

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

News | Senin, 20 April 2026 | 07:31 WIB

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB