Kesaksian Warga Sebelum Malaysia Airlines Hilang

Siswanto

Rabu, 12 Maret 2014 | 08:56 WIB
Kesaksian Warga Sebelum Malaysia Airlines Hilang
Salah satu pesawat milik maskapai Malaysia Airlines (Reuters/Bazuki Muhammad)

Suara.com - Kepolisian Kelantan menerima sejumlah laporan dari warga yang mengaku pernah melihat pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370, sebelum dinyatakan hilang.

Kepala Polisi Kelantan, Datuk Jalaluddin Abdul Rahman, mengatakan saksi mata melihat pesawat terbang menuju ke arah utara atau Laut Cina Selatan.

Pesawat terlihat di langit Kuala Besar, Pantai Cahaya Bulan, Geting (Tumpat), dan Pantai Senok (Bachok).

"Berdasarkan laporan, pesawat itu terlihat jam 01.30 - 01.45. Sopir bus memberikan kesaksiannya pada hari Minggu. Ia mengaku melihat pesawat terbang rendah di Penarik, Setiu, Terengganu sekitar pukul 03.45 di hari ketika MH370 hilang," kata Jalaluddin.

"Sopir yakin ia melihat kedip lampu pesawat," katanya.

Di Marang, Terengganu, delapan warga desa juga mengaku telah mendengar suara keras pada hari Sabtu (8/3/2014), suara datang dari arah Pulau Kapas.

Malaysia Airlines MH370 yang membawa 227 penumpang, termasuk dua bayi, dan 12 awak, hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing sekitar satu jam setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Sabtu (8/3/2014). Dari 227 penumpang, tujuh di antaranya warga Indonesia. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cina: Tak Ada Bukti Benda Misterius Itu Jejak Malaysia Airlines

Cina: Tak Ada Bukti Benda Misterius Itu Jejak Malaysia Airlines

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 10:34 WIB

Periksa 3 "Benda Terapung", Malaysia Kirim Pesawat

Periksa 3 "Benda Terapung", Malaysia Kirim Pesawat

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 10:30 WIB

Pesawat MAS Hilang, Media Diminta Tidak Buat Berita Berdasarkan Spekulasi

Pesawat MAS Hilang, Media Diminta Tidak Buat Berita Berdasarkan Spekulasi

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 10:22 WIB

DJ Una Doakan Semua Penumpang Malaysia Airlines Selamat

DJ Una Doakan Semua Penumpang Malaysia Airlines Selamat

Entertainment | Kamis, 13 Maret 2014 | 09:30 WIB

Tragedi Malaysia Airlines: Anak dan Menantuku Harusnya Pulang Hari Ini

Tragedi Malaysia Airlines: Anak dan Menantuku Harusnya Pulang Hari Ini

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 08:44 WIB

Terkini

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:05 WIB

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:02 WIB

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:59 WIB

Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:55 WIB

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu

Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:37 WIB

Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim

Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:32 WIB

Dugaan Manipulasi Fakta Sidang hingga Ketiduran, Empat Hakim yang Vonis Nadiem Dilaporkan ke KY

Dugaan Manipulasi Fakta Sidang hingga Ketiduran, Empat Hakim yang Vonis Nadiem Dilaporkan ke KY

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:25 WIB

Daftar 26 Kesepakatan Indonesia-Singapura Hasil Pertemuan Prabowo dan Lawrence Wong

Daftar 26 Kesepakatan Indonesia-Singapura Hasil Pertemuan Prabowo dan Lawrence Wong

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bukan Cuma Oligarki, Hafid Abbas Ungkap 2 Pihak Lain yang Jadi Sumber Malapetaka Bangsa

Bukan Cuma Oligarki, Hafid Abbas Ungkap 2 Pihak Lain yang Jadi Sumber Malapetaka Bangsa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:21 WIB

×