Barang Palsu dan Bajakan Penumpang Pesawat Diperiksa

Achmad Sakirin, Bernard Chaniago

Kamis, 20 Maret 2014 | 15:00 WIB
Barang Palsu dan Bajakan Penumpang Pesawat Diperiksa
Sosialisasi pemeriksaan barang palsu dan bajakan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (20/3). [suara.com/Bernard Chaniago]

Suara.com - Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan Ham (DJHKI) dengan pihak Otorita PT Angkasa Pura II dan Kepolisian Bandara Soetta melakukan sosialisasi dan edukasi terkait hak kekayaan intelektual di kawasan bandara, Kamis (20/3/2014).

Sosialisasi tersebut meliputi pemeriksaan sukarela terhadap barang bawaan penumpang maupun calon penumpang pesawat. Sosialisasi dilakukan di terminal 1, 2 dan 3 bandara Soetta.

Selain sosialisasi, edukasi juga diberikan kepada para penumpang yang membawa masuk atau keluar barang-barang hasil pelanggaran merek.

Kepala Seksi Penindakan Direktorat Penyelidikan Kementerian Hukum dan HAM, Marudut Manurung mengatakan kegiatan edukasi ini sudah berlangsung sejak tahun lalu. Sosialisasi dilakukan karena Indonesia dikenal marak pelanggaran barang palsu.

"Indonesia merupakan suburnya pelanggaran bajakan di mata internasional. Di mana, tahun lalu terdapat 50-70 pelanggaran barang palsu (software laptop) saja," ujarnya saat acara 'Sosialisasi & Pemeriksaan' di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (20/3/2014).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 561 Taksi Gelap Terjaring Razia di Bandara Soekarno-Hatta

Sebanyak 561 Taksi Gelap Terjaring Razia di Bandara Soekarno-Hatta

News | Rabu, 05 Maret 2014 | 06:32 WIB

BPOM: Jangan Beli Obat dan Kosmetik Secara Online

BPOM: Jangan Beli Obat dan Kosmetik Secara Online

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2014 | 19:34 WIB

Tips Jitu Hindari Produk Kosmetik Palsu

Tips Jitu Hindari Produk Kosmetik Palsu

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2014 | 14:54 WIB

Terkini

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:05 WIB

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:04 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

YLBHI Catat 172 Kasus Kriminalisasi, 1.122 Warga Jadi Korban Sepanjang 2019-2025

YLBHI Catat 172 Kasus Kriminalisasi, 1.122 Warga Jadi Korban Sepanjang 2019-2025

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

Kondisi Geopolitik Memanas, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.547

Kondisi Geopolitik Memanas, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.547

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

5  Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 16:54 WIB

×