"Do it for Denmark!", Iklan Unik Ajakan Berhubungan Seks

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Jum'at, 28 Maret 2014 | 20:59 WIB
"Do it for Denmark!", Iklan Unik Ajakan Berhubungan Seks
Cuplikan video iklan "Do it for Denmark!". (YouTube)

Suara.com - Selama ini, Denmark dikenal sebagai salah satu negara Eropa yang maju dan makmur. Bahkan tahun lalu, Laporan Kebahagiaan Dunia dari PBB menempatkan Denmark sebagai negara paling bahagia di dunia. Elemennya antara lain mulai dari persentase cuti hamil, kesetaraan gender, aktivitas bersepeda, hingga konsumsi anggur.

Secara ekonomi sendiri, sebagaimana dikutip situs Washington Post, Denmark juga dikenal berada di papan atas. Angka Produk Domestik Bruto (PDB)-nya mencapai 211 miliar dolar AS (Rp2.407 triliun) per tahun, sementara populasi penduduknya hanya 5,6 juta. Mereka juga unggul dalam hal pemerataan ekonomi, dengan angka penghasilan tersebar merata lebih dari negara-negara lainnya di dunia.

Lalu, tidakkah ada masalah di Denmark? Ternyata ada, yaitu Denmark punya masalah dalam hal seks.

Lebih tepatnya, negeri itu punya masalah dalam hal kelahiran. Berdasarkan data statistik pemerintah Denmark, angka kelahiran mereka hanya 10 per 1.000 warga di tahun 2013. Ini adalah angka terendah dalam beberapa dekade terakhir. Sebelumnya pada tahun 1983, angka kelahiran terendah Denmark mencapai 9,9.

Angka kelahiran Denmark itu sebenarnya bukan yang paling rendah sedunia, melainkan masih di atas Jerman dengan 8,33, Jepang (8,39), serta Singapura (7,72). Meski begitu, angka yang tergolong rendah tersebut telah mengkhawatirkan banyak orang. Berdasarkan laporan Copenhagen Post, rata-rata pasangan di Denmark berharap memiliki 2-3 anak. Tapi kenyataannya, 1 dari 5 pasangan di Denmark malah tak memiliki anak.

Hingga akhirnya, pada Rabu (26/3/2014) lalu, muncullah sebuah kampanye langka --lewat video iklan yang terlihat lumayan lucu-- demi mengatasi masalah tersebut. Digagas oleh sebuah perusahaan travel bernama Spies Rejser, kampanye tersebut diberi judul "Lakukanlah untuk Denmark (Do it for Denmark!)". Intinya, dengan menyebutkan bahwa Denmark saat ini tengah menghadapi krisis, mereka mengimbau orang-orang Denmark untuk turut bertindak.

Bagaimana caranya?

"Studi menunjukkan bahwa orang Denmark menjalani seks 46 persen lebih banyak saat berlibur. Dan karena lebih banyak hubungan seks berarti menambah peluang untuk memiliki anak, maka kami mengajak (orang Denmark) untuk berlibur secara romantis, demi menyelamatkan masa depan Denmark," imbau iklan tersebut.

Lalu, apakah memang hubungan seks sembari berlibur akan bisa menyelamatkan Denmark?

Perusahaan travel pembuat iklan tersebut tampaknya yakin soal itu. Mereka bahkan mencoba menambah "manis" seruan kampanye tersebut, dengan menjanjikan hadiah bagi pasangan yang terbukti hamil saat menjalani perjalanan romantis yang dipesan lewat perusahaan itu.

Tahapan-tahapan untuk mendapatkan hadiah itu pun dibeberkan. Pertama, pasangan yang berminat dipersilakan memilih paket libur ke kota romantis tujuan --mereka menyarankan Paris dan Roma. Lalu, menurut pihak Spies, "Biarkan dirimu digoda oleh gelombang (romantis) kota tersebut."

Tahap berikutnya, setelah puas berlibur dan tentunya berhubungan seks, pasangan peserta dipersilakan menunjukkan bukti positif hamil, lengkap dengan catatan medis resminya. Jika sah dan diterima, maka hadiah pun siap diberikan. Apa hadiahnya? Sebuah benda penting pastinya, yaitu persediaan popok bayi gratis untuk tiga tahun.

Lebih jauh, bagi pasangan yang masih bingung soal bagaimana memastikan bisa hamil, Spies bahkan memberikan beberapa tips. Antara lain yaitu menyarankan pasangan tersebut untuk memperhitungkan periode menstruasi sang perempuan.

"Hindari stress. Pergilah ke tempat pijat. Coba juga yoga. Manfaatkan gravitasi. Berbaringlah setidaknya 15 menit setelah berhubungan seks," saran perusahaan itu lagi.

"Dan para lelaki, hindarilah (memakai) celana ketat. Bahkan meski Anda kira itu kelihatan keren," sambung mereka. (Washington Post)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:32 WIB

8 Langkah Matikan Iklan di HP Xiaomi untuk Semua Aplikasi Bawaan Pengguna

8 Langkah Matikan Iklan di HP Xiaomi untuk Semua Aplikasi Bawaan Pengguna

Tekno | Senin, 11 Mei 2026 | 14:58 WIB

Review Film Home Sweet Home: Menonton Kenyataan Pahit Profesi Caregiver di Denmark

Review Film Home Sweet Home: Menonton Kenyataan Pahit Profesi Caregiver di Denmark

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 09:35 WIB

Bukan Cinta Biasa: Pelajaran Hidup tentang 'Tumbuh Bersama' dari Film Shaka Oh Shaka

Bukan Cinta Biasa: Pelajaran Hidup tentang 'Tumbuh Bersama' dari Film Shaka Oh Shaka

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026

Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026

Sport | Kamis, 30 April 2026 | 16:51 WIB

Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026

Sport | Kamis, 30 April 2026 | 09:29 WIB

KPK Dalami Dugaan Jual Beli Kuota Haji Khusus Antar Travel

KPK Dalami Dugaan Jual Beli Kuota Haji Khusus Antar Travel

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:20 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:46 WIB

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:40 WIB

Terkini

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:20 WIB

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:06 WIB

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:42 WIB

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:35 WIB