Marzuki Alie Ibaratkan Partai Menengah seperti Gadis Siap Dipinang

Siswanto

Kamis, 10 April 2014 | 21:35 WIB
Marzuki Alie Ibaratkan Partai Menengah seperti Gadis Siap Dipinang
Marzuki Alie dalam sebuah kegiatan kampanye Partai Demokrat di Jakarta, awal April lalu. (Antara/Reno Esnir)

Suara.com - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan partai kelas menengah merupakan partai yang siap untuk diajak berkoalisi oleh partai yang memiliki suara besar.

"Partai tengah sekarang ini menjadi partai yang siap dijadikan rekan koalisi oleh partai yang perolehan suaranya besar. Partai tengah itu ibarat gadis-gadis yang siap dilamar. Dinamikanya sangat luar biasa, partai tiga besar akan mencari siapa yang mau berkoalisi dengannya," kata Marzuki yang juga Ketua DPR RI di acara diskusi yang bertema 'What's Next Indonesia' di Galery Cafe and Resto, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).

Lebih jauh, Marzuki mengatakan walaupun partainya tidak punya capres di Pemilu 2014, Partai Demokrat tetap mencari pemimpin yang mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik, kuat, dan bermartabat.

"Walaupun partai kami nanti tidak punya capres, kami tetap mencari pemimpin yang mampu membawa negara ini lebih baik, kuat, dan bermartabat serta tentunya harus menang," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Posisi Terlempar dari Tiga Besar, Demokrat Siap Kalah

Posisi Terlempar dari Tiga Besar, Demokrat Siap Kalah

News | Kamis, 10 April 2014 | 20:56 WIB

Di Masa Tenang, Anas Buka "Topeng" SBY

Di Masa Tenang, Anas Buka "Topeng" SBY

News | Selasa, 08 April 2014 | 13:44 WIB

Bagikan Payung, Partai Demokrat Ajak Kader Ulangi Kesuksesan Pemilu 2009

Bagikan Payung, Partai Demokrat Ajak Kader Ulangi Kesuksesan Pemilu 2009

News | Senin, 31 Maret 2014 | 00:53 WIB

Partai Demokrat Janji Tindak Kader yang Lakukan "Money Politic"

Partai Demokrat Janji Tindak Kader yang Lakukan "Money Politic"

News | Minggu, 30 Maret 2014 | 22:57 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×