Kubu Gita Nilai Hubungan Jokowi-Gita Wirjawan Cukup Dekat

Esti Utami

Minggu, 13 April 2014 | 23:59 WIB
Kubu Gita Nilai Hubungan Jokowi-Gita Wirjawan Cukup Dekat
Joko Widodo usai mencoblos di TPS 27 Menteng, Jakarta, Rabu (9/4). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Bakal calon presiden PDI Perjuangan, Joko Widodo alias Jokowi memang belum menemui Gita Wirjawan, yang juga salah seorang kandidat Capres Partai Demokrat. Namun kubu Gita mengisyaratkan akan membuka lebar kemungkinan 'berkoalisi' dengan Jokowi.

Koordinator "Media Center Gita Wirjawan" Michael Umbas mengatakan, hubungan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Jokowi dan mantan Menteri Perdagangan itu cukup dekat dan selama ini terjalin baik. Secara profesional mereka juga sering berkomunikasi dan bertukar pikiran.

"Pernah sama-sama blusukan ke pasar-pasar dan saling mengunjungi dan makan bersama. Kalau bicara hobi, dua-duanya senang musik dan pernah tampil sepanggung bareng grup musik Slank," ujar Umbas sebagaimana dikutip Antara.

Ia menambahkan kedua tokoh itu saling memberi masukan satu sama lain dan tidak pernah saling menyerang. Terkait peluang Gita menjadi cawapres Jokowi, Umbas tidak menampik memang ada dan cukup terbuka apalagi hasil riset sejumlah lembaga menyatakan Gita difavoritkan dan dinilai paling potensial untuk jadi pendamping Jokowi.

Gita sendiri enggan jumawa. Ia menghargai dan menghormati pendapat masyarakat yang menilainya pantas menjadi pasangan Jokowi untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada 9 Juli 2014. Gita berdalih masih mengikuti konvensi calon presiden Partai Demokrat dan untuk tahapan konvensi, ia menyerahkan sepenuhnya pada Partai Demokrat.

Gita mengakui salah seorang pengagum Jokowi, dan menurutnya mantan Walikota Solo itu memiliki cara berkomunikasi yang baik dengan masyarakat bawah apalagi popularitasnya sangat tinggi.

Cara Jokowi blusukan menyapa warganya, menurut Gita, harus diapresiasi dan merupakan sosok pemimpin sebenarnya.
Bahkan, setelah Jokowi dideklarasikan sebagai bakal capres PDIP pun, Gita memberikan selamat dan mendukung langkah sahabatnya itu.

Lembaga Indo Strategi menilai Gita adalah sosok yang dibutuhkan Jokowi karena punya jaringan internasional yang luas, menguasai ekonomi serta punya pengalaman memimpin delegasi Indonesia di dunia internasional. Keunggulan itu membuat Gita lebih diunggulkan ketimbang  nama-nama untuk jadi pendamping Jokowi.

Sementara itu Direktur Riset Saiful Mujani Research & Consulting, Djayadi Hanan mengatakan salah satu tugas PDI Perjuangan saat ini adalah mencari sosok yang pas mendampingi Jokowi. Sosok cawapres Jokowi harus sosok yang tidak menggerus elektabilitas, justru mendukung atau menambah tingkat keterpilihannya.

Kriteria yang dibutuhkan Jokowi, menurut Djayadi, antara lain melaksanakan kebijakan ekonomi dan politik serta memiliki pemahaman pada hubungan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Koalisi, Jokowi Tolak Bagi-bagi Jatah Menteri

Koalisi, Jokowi Tolak Bagi-bagi Jatah Menteri

News | Minggu, 13 April 2014 | 21:21 WIB

Jokowi Belum Ajak PKS Berkoalisi

Jokowi Belum Ajak PKS Berkoalisi

News | Minggu, 13 April 2014 | 16:45 WIB

Jokowi Bantah Dicibir Pimpinan PDIP karena Tak Bisa Dongkrak Suara sampai 20 Persen

Jokowi Bantah Dicibir Pimpinan PDIP karena Tak Bisa Dongkrak Suara sampai 20 Persen

News | Minggu, 13 April 2014 | 12:13 WIB

Jokowi Kantongi Lima Nama Cawapres dari Militer sampai Musisi

Jokowi Kantongi Lima Nama Cawapres dari Militer sampai Musisi

News | Minggu, 13 April 2014 | 11:39 WIB

Terkini

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:11 WIB

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

×