Survei Dunia, Jakarta Peringkat Pertama Kota yang Sedang Berkembang

Laban Laisila

Selasa, 15 April 2014 | 15:21 WIB
Survei Dunia, Jakarta Peringkat Pertama Kota yang Sedang Berkembang
Suasana lengang di Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan Jakarta, Rabu (9/4). Hari ini Masyarakat seluruh Indonesia melaksanakan pencoblosan Pemilu Legislatif 2014. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Kota Jakarta menempati urutan pertama hasil survei Emerging Cities Outlook (ECO) 2014 yang dilakukan sebuah studi perusahan konsultasi manajemen dunia, AT Kearney.

"Pertama Jakarta, kedua Manila (Filipina), Addis Ababa (Ethiopia), Sao Paulo (Brazil), dan New Delhi (India)," kata Head of Asia Pasific AT Kearney, John Kurtz di Balaikota, Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Kurtz menerangkan, ECO ini mengukur kemungkinan dan potensi sebuah kota untuk memperbaiki posisinya dalam kurun waktu 10 hingga 20 tahun ke depan. Survei ECO berfokus pada indikator masa depan untuk potensi aktivitas bisnis, sumberdaya manusia dan inovasi.

Menurut Kurtz, posisi pertama kota Jakarta dalam survei memungkinkan pada mendatang kota ini bisa menjadi kota berkembang, dengan terlihatnya perbaikan signifikan melalui sejumlah indikator yang digunakan.

Pada tahun 2014, Jakarta menunjukkan perkembangan pesat dalam hal pertukaran informasi. Selain itu, Jakarta juga semakin kondusif untuk berbisnis dengan yang ditandai dengan tingginya pertumbuhan pendapatan perkapita.

Dia menerangkan, Jakarta harus mampu lebih transparan dalam hal berbisnis, melakukan perbaikan dalam mendirikan dan menjalankan bisnis dan semakin terbuka terhadap lingkungan bisnis global.

Bukti nyata yang sudah mulai tampak, kata Kurtz, yaitu akselarasi infrastruktur, misalnya pembangunan MRT  serta perbaikan transportasi publik yang mendukung Jakarta dan kota satelitnya. Selain itu, juga pembangunan pelabuhan baru di Jakarta Utara untuk mendukung peningkatan lalu lintas ekspor dan impor, berikut integras antara pusat bisnis Jakarta dan sekitarnya.

Survei ECO dilakukan dalam dua tahun sekali selama 18 bulan sebelum penilaian.

ECO menguji 34 kota yang terletak yang diklarifikasikan Bank Dunia sebagai negara berpendapat rendah. ECO pun mencoba mengukur kemungkinan sebuah kota meningkatkan peringkatnya sebagai kota global dalam 10 hingga 20 tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dicatut dalam Soal UN, Jokowi Merasa Dijebak

Dicatut dalam Soal UN, Jokowi Merasa Dijebak

News | Selasa, 15 April 2014 | 14:27 WIB

Jakarta, Kota Paling Menarik di Mata Perusahaan Asing

Jakarta, Kota Paling Menarik di Mata Perusahaan Asing

Bisnis | Selasa, 15 April 2014 | 11:28 WIB

ADB: Peningkatan Konektivitas Pengaruhi Kesejahteraan Warga

ADB: Peningkatan Konektivitas Pengaruhi Kesejahteraan Warga

Bisnis | Selasa, 15 April 2014 | 11:05 WIB

Nasdem Bantu PDI-P Putuskan Cawapres bagi Jokowi

Nasdem Bantu PDI-P Putuskan Cawapres bagi Jokowi

News | Selasa, 15 April 2014 | 05:53 WIB

Terkini

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Impor LPG Mau Ditekan, Jargas dan CNG Mulai Digenjot

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:32 WIB

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Kental Manis Dilarang dalam Menu MBG, Dokter Ungkap Risiko di Balik Kandungan Gulanya

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 15:31 WIB

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

5 Oven Mini Murah yang Hemat Listrik dan Praktis untuk Berbagai Kebutuhan

5 Oven Mini Murah yang Hemat Listrik dan Praktis untuk Berbagai Kebutuhan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:28 WIB

Detik-Detik 3 ASNDitembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

Detik-Detik 3 ASNDitembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:27 WIB

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

×