Usai Suguhkan Rujak Cingur, Khofifah Jawab Permintaan Jokowi

Ruben Setiawan | Suara.com

Sabtu, 03 Mei 2014 | 20:16 WIB
Usai Suguhkan Rujak Cingur, Khofifah Jawab Permintaan Jokowi
Jokowi mengunjungi kediaman Khofifah Indar Parawansa di Surabaya. (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapannya menjadi juru bicara bakal calon presiden (capres) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi).

"Insya Allah saya siap," kata Khofifah setelah menjamu Jokowi di rumahnya, di Jemur Sari Baru, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/5/2014).

Menurut Khofifah, tugas juru bicara ini berkaitan dengan pencapresan Jokowi.

"Karena ini kan masih banyak barangkali yang tidak bisa bersambung langsung dengan beliau maka butuh semacam juru bicara bagian dari kanalisasi banyak hal yang mungkin harus dijawab, di-rekonfirmasi, harus direspon dan sebagainya," kata dia tokoh perempuan Nahdatul Ulama (NU) ini.

Secara umum, Khofifah bertugas untuk mengenalkan Jokowi kepada seluruh umat NU. Namun, dia masih belum tahu secara rinci soal tugas barunya itu.

"Secara detil saya akan konfirmasi kepada tim inti karena pasti akan sangat banyak, mungkin tidak akan sangat banyak, tapi ada beberapa jubir. Mungkin yang bagian politik siapa, bagian sosial kemasyarakatan siapa, bagian ekonomi siapa," papar Khofifah.

Dia menerima tugas ini lantaran sudah kenal lama dengan Jokowi. Dia juga termasuk rekanan Jokowi dalam pemenanganan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota Solo dan Pemilukada Gubernur DKI Jakarta.

"Dan pada saat menjelang deklarasi dan setelah deklarasi saya merasa banyak hal yang saya insyaallah bisa bersinergi," tuturnya.

Tugas sebagai jubir ini, diakui Khofifah tidak akan menganggu kinerjanya sebagai Ketua Umum Muslimat NU.

"Saya rasa tidak ada masalah, karena nanti saya akan memberikan penjelasan kepada mereka. Karena posisi sebagai ketua umum dan juru bicara bukan jabatan politik ya, jadi sifatnya hanya isidentil pada saat Pilpres aja," ujar Khofifah.

"Insyaallah tidak ada masalah, karena ini jabatan politik. Tidak ada peraturan yang dilanggar. Tidak ada peraturan organisasi yang dilanggar. kalau di AD ART nya NU kan ada larangan rangkap jabatan. Tapi ini kan bukan jabatan politik," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tetapkan Khofifah Indar Parawansa Sebagai Jubirnya

Jokowi Tetapkan Khofifah Indar Parawansa Sebagai Jubirnya

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 18:11 WIB

Seperti JK, Abraham Samad Tak Sengaja Bertemu Jokowi di Bandara

Seperti JK, Abraham Samad Tak Sengaja Bertemu Jokowi di Bandara

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 16:49 WIB

Seorang Siswi Histeris Saat Jokowi "Nongol" di Taman Siswa

Seorang Siswi Histeris Saat Jokowi "Nongol" di Taman Siswa

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 15:47 WIB

Petinggi PKB Juga Hadiri Pertemuan Jokowi dengan Buya Syafii

Petinggi PKB Juga Hadiri Pertemuan Jokowi dengan Buya Syafii

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 15:11 WIB

Safari Politik Jokowi

Safari Politik Jokowi

Foto | Sabtu, 03 Mei 2014 | 14:56 WIB

Terkini

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:44 WIB

Status Tersangka  Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!

Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:35 WIB

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:24 WIB

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:07 WIB

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:55 WIB

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:54 WIB

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB