Dua Kampanye Hitam yang Gencar Menyerang Jokowi

Doddy Rosadi

Minggu, 04 Mei 2014 | 09:52 WIB
Dua Kampanye Hitam yang Gencar Menyerang Jokowi
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Kampanye hitam alias black campaign mulai menerpa capres PDI Perjuangan Joko Widodo. Kampanye hitam itu beredar secara luas melalui jejaring media sosial seperti BlackBerry Messenger (BBM), WhatsApp, Twitter dan juga Facebook.

Anggota Presidium Nasional Seknas Muda Jokowi, Setiawan Cahyo Nugroho mengatakan, kampanye hitam yang paling sering didengarnya adalah Jokowi antiburuh dan akan membatalkan sertifikasi guru apabila terpilih sebagai Presiden.

“Dua isu itu yang paling gencar. Kami membalas isu tersebut dengan data. Ketika tahun pertama memimpin Jakarta, Jokowi menaikkan upah buruh hampir 400 persen. Di tahun kedua, memang naiknya tidak besar tetapi tetap naik 10 persen,"  kata Setiawan melalui sambungan telepon kepada suara.com, Minggu (4/5/2014).

Ia menambahkan, dengan data tersebut  kekhawatiran sejumlah pihak bahwa Jokowi antiburuh dan tidak akan berjuang untuk menaikkan upah minimum buruh sudah terjawab.

Soal pembatalan sertifikasi guru, Setiawan menegaskan, aturan itu dimuat dalam Undang-undang. Sehingga perlu persetujuan DPR apabila Presiden terpilih nanti ingin membatalkan proses sertifikasi kepada guru.

Setiawan menambahkan, Seknas Muda Jokowi  terus berupaya melakukan pendidikan politik kepada pemilih muda. Pendidikan politik dilakukan agar pemilih muda tidak mudah percaya dengan kampanye hitam yang menjelek-jelekkan calon Presiden tertentu.

“Pendidikan politik itu untuk kamu muda dengan rentang usia 17-30 tahun. Di Yogya kami menggandeng kelompok mahasiswa, di Jakarta kami menggandeng kelompok bankir dan kami juaga beberapa kali melakukan pertemuan online dan juga offline,” ujar Setiawan.

Menurut Setiawan, saat ini Seknas Muda Jokowi sudah ada DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat. Dalam waktu dekat, Seknas Muda Jokowi juga akan dideklarasikan di Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

“Cita-cita kami kalau bisa ada di 33 provinsi. Namun, kalau berdasarkan suara pemilih konsentrasi masih di pulau Jawa, maka kami menargetkan di semua ibu kota provinsi harus sudah ada,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Relawan Jokowi Dilarang Hujat Capres Lain

Relawan Jokowi Dilarang Hujat Capres Lain

News | Minggu, 04 Mei 2014 | 08:21 WIB

Sowan ke Tebu Ireng, Jokowi Diminta Benahi Masalah Hukum

Sowan ke Tebu Ireng, Jokowi Diminta Benahi Masalah Hukum

News | Minggu, 04 Mei 2014 | 05:00 WIB

Safari Politik di Jateng dan Jatim, Jokowi Direstui Guru Cak Imin

Safari Politik di Jateng dan Jatim, Jokowi Direstui Guru Cak Imin

News | Minggu, 04 Mei 2014 | 02:00 WIB

PDI Perjuangan Bantah Safari Politik Jokowi untuk Galang Dukungan

PDI Perjuangan Bantah Safari Politik Jokowi untuk Galang Dukungan

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 23:00 WIB

Jokowi Kunjungi Guru Cak Imin di Jombang

Jokowi Kunjungi Guru Cak Imin di Jombang

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 21:27 WIB

Usai Suguhkan Rujak Cingur, Khofifah Jawab Permintaan Jokowi

Usai Suguhkan Rujak Cingur, Khofifah Jawab Permintaan Jokowi

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 20:16 WIB

Jokowi Tetapkan Khofifah Indar Parawansa Sebagai Jubirnya

Jokowi Tetapkan Khofifah Indar Parawansa Sebagai Jubirnya

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 18:11 WIB

Terkini

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

Donald Trump Bentak Netanyahu: Kamu Gila?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:34 WIB

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB