Mahfud Ngaku Bergaji Rp120 juta Sebulan Saat Jadi Hakim MK

Laban Laisila

Senin, 05 Mei 2014 | 22:45 WIB
Mahfud Ngaku Bergaji Rp120 juta Sebulan Saat Jadi Hakim MK
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud M. D. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Kostitusi (MK) Mahfud MD sempat ditanya perihal gaji per bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Olivia Sembiring. Pertanyaan ini ditujukan untuk mengetahui jumlah gaji Mahkamah Konstitusi (MK).

"Satu bulannya Rp120 juta, setahun Rp1,5 miliar. Total penambahan kekayaan selama menjabat Ketua MK selama 4 tahun totalnya Rp6 Miliar," kata Mahfud dalam sidang lanjutan terdakwa Akil Mochtar atas dugaan suap sengketa Pilkada Lebak, di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Senin (5/5/2014).

Dia mengatakan, total kekayaannya ini didapatkan hanya berasal dari gaji dan honor penanganan perkara. Dia pun menegaskan, kekayaannya ini didapat bukan dari usaha yang dijalankan.

"Saya tidak punya usaha apapun. Murni dari gaji. Sehingga itu kalau kekayaan lebih dari itu, saya korupsi," katanya.

Angka Rp120 juta, kata Mahfud, merupakan total dari gaji pokok (gapok) dan tunjangan, serta honor penanganan perkara. Besaran honor penanganan perkara, kata Mahfud mencapai Rp5 juta satu perkara hingga putusan.

Jaksa juga sempat menanyakan apakah Mahfud mengetahui berapa gaji yang diterima Akil Mochtar selama menjadi hakim Konstitusi dan Ketua MK. Mahfud pun menegaskan, total keseluruhan gaji Ketua MK dengan Hakim MK tidak terlalu jauh. Kata Mahfud, jaraknya hanya sebesar Rp10 juta.

"Beda ketua dengan hakim biasa hanya beda Rp10juta. Semua komponen sama. Bedanya tunjangan ketua," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LIhat Foto Akil Bareng Pengusaha di Ruangan, Mahfud: Itu Kursi Saya Dulu

LIhat Foto Akil Bareng Pengusaha di Ruangan, Mahfud: Itu Kursi Saya Dulu

News | Senin, 05 Mei 2014 | 21:56 WIB

Pengakuan Mahfud MD Soal Ruang Karaoke Tempat Uang Akil

Pengakuan Mahfud MD Soal Ruang Karaoke Tempat Uang Akil

News | Senin, 05 Mei 2014 | 20:44 WIB

Mahfud MD Pernah Bertemu Atut dan Dilobi Kiai Terpandang dari Banten

Mahfud MD Pernah Bertemu Atut dan Dilobi Kiai Terpandang dari Banten

News | Senin, 05 Mei 2014 | 20:03 WIB

Mahfud MD Siap Bongkar Kasus Suap Perkara Pilkada Banten

Mahfud MD Siap Bongkar Kasus Suap Perkara Pilkada Banten

News | Senin, 05 Mei 2014 | 17:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×