Ini Salah Satu Penyebab Tenggelamnya Feri Sewol

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 07 Mei 2014 | 11:46 WIB
Ini Salah Satu Penyebab Tenggelamnya Feri Sewol
Keluarga penumpang feri Sewol menerbangkan lentera kertas untuk mengenang mereka yang masih hilang. (Reuters/Yonhap)

Suara.com - Misteri penyebab tenggelamnya feri Korea Selatan "Sewol" mulai terkuak. Muatan kargo yang berlebih dan penempatan yang tidak tepat menjadi salah satu penyebab tenggelamnya Sewol.

Menurut penyidik Korea Selatan, terungkap bahwa bobot kargo yang dibawa Sewol dua kali lebih besar daripada batas daya angkut feri. Tak hanya itu, menurut penyidik, kargo tersebut tidak diikat dengan benar. Para penyidik yakin, ikatan kargo yang kendor juga mengakibatkan kapal terbalik.

"Tali pengikat yang seharusnya menahan barang kargo dalam keadaan longgar, dan beberapa anggota kru feri tidak tahu bagaimana menggunakannya (tali pengikat) dengan benar," kata penyidik senior Yang Joong-jin, Selasa (6/5/2014)

Kesimpulan itu didapat setelah mereka menyelidiki kemungkinan feri terbalik karena hilang keseimbangan lantaran kargo yang bergeser.

Diduga, muatan kargo yang melebihi batas daya angkut sengaja dilakukan pengelola untuk mendapat untung besar. Menurut penyidik, pengelola Sewol Cheonghaejing Marine mendapat tambahan 62 juta Won atau senilai Rp714 juta dari muatan berlebih itu pada hari terjadinya kecelakaan, 16 April 2014.

Praktik itu sudah dilakukan sejak lama. Sejak bulan Maret 2013, keuntungan pengelola dari tambahan kargo melebihi daya angkut menembus angka Rp33 miliar. (CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seorang Penyelam Tewas dalam Operasi Pencarian Korban Feri Sewol

Seorang Penyelam Tewas dalam Operasi Pencarian Korban Feri Sewol

News | Selasa, 06 Mei 2014 | 10:28 WIB

Jumlah Korban Tewas Feri Sewol Jadi 242 Orang

Jumlah Korban Tewas Feri Sewol Jadi 242 Orang

News | Minggu, 04 Mei 2014 | 12:29 WIB

Kondisi Terakhir Para Siswa Sebelum Kapal Sewol Karam

Kondisi Terakhir Para Siswa Sebelum Kapal Sewol Karam

Video | Jum'at, 02 Mei 2014 | 12:40 WIB

Sebelum Tenggelam, Siswa Korban Feri Sewol Sempat Bercanda Soal "Titanic"

Sebelum Tenggelam, Siswa Korban Feri Sewol Sempat Bercanda Soal "Titanic"

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 12:24 WIB

Terungkap, Lobi Kotor di Balik Tenggelamnya Feri Sewol

Terungkap, Lobi Kotor di Balik Tenggelamnya Feri Sewol

News | Kamis, 01 Mei 2014 | 20:17 WIB

Terkini

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB