Mangkir Dipanggil Bawaslu, Jokowi: Itu Urusan Tim

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 04 Juni 2014 | 18:20 WIB
Mangkir Dipanggil Bawaslu, Jokowi: Itu Urusan Tim
Silaturahmi keluarga besar purnawirawan perwira TNI dan POLRI dengan Capres Joko Widodo di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (3/6). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) sempat dipanggil Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) terkait tudingan curi start kampanye saat pengambilan nomor di Kantor Pemilihan Umum (KPU) beberapa hari lalu. Namun Jokowi tidak hadir dan hanya diwakilkan kepada penasehat hukumnya.

"Yang hadiri dari tim. Itu urusan tim. Kalau urusan kecil ya tim. Kalau memang harus saya, ya saya. Kita hargai pemanggilan Bawaslu," kata Jokowi di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Sementara itu, salah seorang anggota tim advokat pasangan Jokowi-JK Alexander Lay mengatakan ketidakhadiran Jokowi lantaran jadwalnya yang bentrok.

"Beliau (Jokowi) tidak hadir. Jadwal beliau itu bentrok. Tapi tadi saya yang datang. Kami tadi sudah melayangkan surat ke Bawaslu," ujar Alex.

Surat itu, lanjut Alex, berisi klarifikasi Jokowi kepada Bawaslu bahwa maksud dari kata-kata "pilih nomor dua" saat pidato di KPU itu.

Pernyataan Jokowi soal "pilih nomor dua", sambungnya, merupakan pernyataan yang bersifat spontan dan bertujuan untuk mengapresiasi hasil undian nomor urut KPU.

Alex mengklaim, pernyataan Jokowi itu tidak bisa dianggap kampanye dini, karena tak ada unsur pemaparan visi dan misi atau program pasangan dengan nomor urut dua itu

"Itu kan sudah tertuang sebagaimana yang dimaksud pada UU Pilpres Nomor 42 tahun 2008 Pasal 1 angka 23. Tidak dianggap bentuk kampanye," ujar Alex.

Kasus ini mencuat setelah tim pendukung pasangan capres cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melaporkan indikasi kampanye terselubung oleh Jokowi, padahal kampanye baru resmi digelar hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Jokowi Raup 2,4 Miliar Sumbangan Dana Kampanye

Jokowi Raup 2,4 Miliar Sumbangan Dana Kampanye

News | Rabu, 04 Juni 2014 | 17:34 WIB

Sekjen PDI Perjuangan Jelaskan Makna Sikap Kaku Jokowi Saat Pidato

Sekjen PDI Perjuangan Jelaskan Makna Sikap Kaku Jokowi Saat Pidato

News | Rabu, 04 Juni 2014 | 17:24 WIB

Mentan Suswono Kritik Cara Jokowi Serahkan Gratifikasi ke KPK

Mentan Suswono Kritik Cara Jokowi Serahkan Gratifikasi ke KPK

News | Rabu, 04 Juni 2014 | 17:14 WIB

Jokowi Beri Arahan Para Ketua DPD Partai Agar Bisa Curi Hati Rakyat

Jokowi Beri Arahan Para Ketua DPD Partai Agar Bisa Curi Hati Rakyat

News | Rabu, 04 Juni 2014 | 17:04 WIB

Terkini

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB