Hadapi ISIL, Iran Kecam Intervensi AS di Irak

Laban Laisila

Senin, 23 Juni 2014 | 04:30 WIB
Hadapi ISIL, Iran Kecam Intervensi AS di Irak
Tentera Irak bertempur dengan kelompok ISIL, pada 17 Mei silam (Reuters/Stringer).

Suara.com - Pemimpin tertinggi Iran mengutuk intervensi AS di Irak dan menuduh Washington berusaha menguasai Irak, menyusul kelompok pemberontak Sunni, ISIL, terus marangsek ke Baghdad dari arah perbatasan Suriah.

Pernyataan Ayatollah Ali Khamenei yang disampaikan pada Minggu (22/4/2016) waktu setempat, adalah pernyataan yang paling jelas dari oposisi terhadap rencana AS untuk mengirimkan hingga 300 penasihat militer.

Bantuan itu sebetulnya untuk menanggapi permintaan dari Pemerintah Irak dan bertentangan dengan spekulasi, bahwa musuh lama Teheran itu mungkin sengaja bekerja sama untuk saling mempertahankan sekutu mereka.

"Kami sangat menentang AS dan intervensi lainnya di Irak," kata kantor berita IRNA mengutip Khamenei.

"Kami tidak menyetujui hal itu karena kami percaya otoritas pemerintah Irak, bangsa dan agama mampu mengakhiri hasutan itu,” tambahnya lagi.

Pemerintah Iran dan AS telah tampak terbuka untuk berkolaborasi menumpas kelompok Al Qaeda cabang Negara Islam di Irak dan Levant, ISIL.

"Pemerintah Amerika mencoba untuk menggambarkan hal ini sebagai perang sektarian, tapi apa yang terjadi di Irak bukanlah perang antara Syiah dan Sunni," kata Khamenei.

Teheran dan Washington telah dikejutkan oleh serangan yang dipelopori oleh ISIL, yang telah melihat sebagian besar wilayah utara dan barat Irak jatuh ke kelompok garis keras dan pejuang Sunni lainnya sejak 10 Juni, termasuk kota terbesar di utara Mosul.

Kaum Sunni bersatu dalam oposisi terhadap apa yang mereka lihat sebagai aturan sektarian memecah belah Perdana Menteri Syiah Nuri al-Maliki. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rebut Empat Kota, Kelompok ISIL Semakin Dekat ke Baghdad

Rebut Empat Kota, Kelompok ISIL Semakin Dekat ke Baghdad

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 14:52 WIB

BNPT: WNI yang Berjihad di Irak dan Suriah Berpotensi Jadi Teroris

BNPT: WNI yang Berjihad di Irak dan Suriah Berpotensi Jadi Teroris

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 10:27 WIB

UNHCR: Satu Juta Warga Irak Mengungsi

UNHCR: Satu Juta Warga Irak Mengungsi

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 18:14 WIB

Obama Kirim 300 Penasihat Militer ke Irak

Obama Kirim 300 Penasihat Militer ke Irak

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 13:42 WIB

AS Kirim Jet Tempur F18 ke Irak untuk Pantau Gerakan ISIL

AS Kirim Jet Tempur F18 ke Irak untuk Pantau Gerakan ISIL

News | Kamis, 19 Juni 2014 | 23:27 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×