Buntut Ricuh di Hongkong, Pendukung Jokowi akan Lapor PBB

Siswanto

Senin, 07 Juli 2014 | 12:45 WIB
Buntut Ricuh di Hongkong, Pendukung Jokowi akan Lapor PBB
Simpatisan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla memberi salam 2 jari saat "Konser Dua Jar" di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/7/2014). (Antara/Paramayuda)

Suara.com - Pendukung pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla yang tergabung dalam Barisan Relawan Jokowi Presiden menuding Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong memihak pasangan tertentu.

"Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) meminta pilpres susulan agar hak politik rakyat jangan sampai diberangus para birokrat yang di luar negeri kebanyakan hanya untuk menghabiskan uang rakyat," demikian sikap Bara JP yang disampaikan Viktor Sirait di Jakarta Senin (7/7/2014).

Seperti diketahui, pencoblosan yang berlangsung di Victoria Park, Hong Kong, pada Minggu (6/7/2014), kemarin sore, terjadi kericuhan. Ratusan tenaga kerja Indonesia merubuhkan pagar lantaran kesal dengan tindakan Panitia Pemilihan Luar Negeri yang sudah menutup tempat pemungutan suara dengan alasan waktu sudah habis, padahal mereka belum memberikan hak suara.

Bagi Bara JP, kejadian di Hong Kong sungguh ironis lantaran terjadi di depan mata 17 saksi dari Bara JP yang telah ditunjuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

"Hati kami menangis, kebobrokan demokrasi terjadi di depan mata kami, ketika kami sendiri yang menjadi saksi. Namun kami tak punya wewenang lebih, sebab kami hanya saksi. Ini kejahatan," ujar relawan Bara JP Hong Kong seperti ditirukan Viktor.

Bara JP akan mengadukan masalah tersebut ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) supaya dunia mengetahui ada kejahatan demokrasi di Indonesia.

"Jika kecurangan masih berlanjut, kami yakin akan terjadi kerusuhan nasional. Semua pihak harus mengantisipasi. Hanya satu solusi mencegah kerusuhan, jangan ada kecurangan dalam pilpres," katanya.

Sementara itu, Ketua Bara JP Benua Amerika, Helmi Wattimena, menegaskan akan segera melapor ke PBB untuk mengadukan tindak kejahatan demokrasi.

Pilpres 2014 diikuti oleh dua pasangan kandidat. Nomor urut pertama Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dan nomor urut dua Jokowi - JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Jokowi Tuntut Pemungutan Suara Lanjutan di Hongkong

Kubu Jokowi Tuntut Pemungutan Suara Lanjutan di Hongkong

News | Senin, 07 Juli 2014 | 10:47 WIB

Ricuh di Hongkong, Timses Jokowi Minta Panwas Pecat Panitia Provokatif

Ricuh di Hongkong, Timses Jokowi Minta Panwas Pecat Panitia Provokatif

News | Senin, 07 Juli 2014 | 09:39 WIB

Kubu Jokowi Sesalkan Bawaslu dan KPU Tak Bisa Apa-apa di Hongkong

Kubu Jokowi Sesalkan Bawaslu dan KPU Tak Bisa Apa-apa di Hongkong

News | Senin, 07 Juli 2014 | 09:18 WIB

Kubu Prabowo Cek Isu Pengarahan Dukungan di Hongkong

Kubu Prabowo Cek Isu Pengarahan Dukungan di Hongkong

News | Senin, 07 Juli 2014 | 08:36 WIB

Kubu Prabowo Minta Pendukung Tak Terpancing Ricuh di Hongkong

Kubu Prabowo Minta Pendukung Tak Terpancing Ricuh di Hongkong

News | Senin, 07 Juli 2014 | 08:01 WIB

Terkini

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:55 WIB

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:53 WIB

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

×