Saksi Jokowi dan Saksi Prabowo Debat Soal Perolehan Suara di Malaysia

Siswanto | Suara.com

Kamis, 17 Juli 2014 | 20:06 WIB
Saksi Jokowi dan Saksi Prabowo Debat Soal Perolehan Suara di Malaysia
Rekapitulasi penghitungan suara pemilu presiden. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Hasil rekapitulasi suara pilpres di Kuala Lumpur, Malaysia, yang dilakukan KPU menunjukkan pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa memperoleh 111.794 suara, sedangkan jumlah suara yang diraih Joko Widodo - Jusuf Kalla jauh lebih sedikit, yakni 20.891 suara, dari seluruh total suara sah sebanyak 132.685. Hal ini menjadi perdebatan antara kedua kubu peserta pemilu.

"Saksi Jokowi mendapatkan arahan dari Jakarta untuk tidak tidak menandatangani. (walau sebenarnya) Saksi Jokowi-JK tidak keberatan, bersama pasangan no 1, mengesahkan sertifikat (berita Acara) drop box dan pos," kata saksi untuk Prabowo - Hatta, Azis Subekti, saat pembacaan hasil rekapitulasi suara luar negeri di KPU, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014).

Tim sukses Jokowi - JK, Arif Wibowo, menyebut keterangan saksi Prabowo - Hatta bahwa ada arahan dari Jakarta untuk tidak menandatangani hasil pemungutan suara, terlalu lebay.

"Mendapatkan arahan dari Jakarta itu lebay," katanya.

Arif menekankan bahwa kubunya tidak masalah kalaupun mendapatkan jumlah dukungan sedikit, asalkan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Sudah terlalu banyak isu yang menyelimuti persoalan perhitungan dan rekapitulasi suara. Kami tidak masalah kalau dikasih nol pun. Tapi harus ada kejelasan proses yang masuk akal yang melatarbelakangi keganjilan surat suara tersebut," kata Arif.

Saksi kubu Jokowi, Sudyatmiko, mengatakan perlunya pendalaman hasil pemungutan suara di Kuala Lumpur.

"Perlu pendalaman terhadap hasil di Kuala Lumpur ini. Ini aneh, tingkat partisipasi justru lebih tinggi di drop box yang justru hanya pelengkap. Menurut kita ini sangat tidak logis," katanya.

Karena waktu buka puasa sudah tiba, Ketua KPU Husni Kamil Manik tidak langsung menjawab perdebatan tersebut.

"Bukan ya saya tidak mau memberikan untuk menjawab, tapi ini udah mau buka pak, (nanti kita lanjutkan pukul 20.00 WIB)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Jokowi-JK Kritisi Apel Siaga Relawan Prabowo-Hatta

Tim Jokowi-JK Kritisi Apel Siaga Relawan Prabowo-Hatta

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 20:04 WIB

Kubu Prabowo Apel Siaga untuk Kawal Suara Jelang 22 Juli

Kubu Prabowo Apel Siaga untuk Kawal Suara Jelang 22 Juli

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 19:32 WIB

Desakan Agar Jokowi dan Prabowo Segera Bertemu Menguat

Desakan Agar Jokowi dan Prabowo Segera Bertemu Menguat

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 19:16 WIB

PPLN Klaim Partisipasi WNI Meningkat 83 Persen

PPLN Klaim Partisipasi WNI Meningkat 83 Persen

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 18:37 WIB

Terkini

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:23 WIB

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:09 WIB

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:07 WIB

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:05 WIB

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:48 WIB

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:42 WIB

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:40 WIB