Separatis Pro Rusia Tutup Akses ke Lokasi Jatuhnya MH17

Esti Utami

Sabtu, 19 Juli 2014 | 09:29 WIB
Separatis Pro Rusia Tutup Akses ke Lokasi Jatuhnya MH17
Barang milik korban pesawat Malaysia Airlines MH17, di Grabovo, Ukraina, Jumat (18/7). [Reuters/Maxim Zmeyev]

Suara.com - Dunia internasional mendesak penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap  penyebab jatuhnya pesawat MH 17 milik Malaysia Airlines yang sedang dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur. Namun, kelompok penyelidik internasional dihalangi kelompok separatis bersenjata yang menguasai lokasi kecelakaan di Grabovo, Ukraina.

Satu unit kendaraan lapis baja milik separatis pro-Rusia menutup akses tim penyelidik dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerja sama Eropa (OSCE) yang beranggotakan 30 orang. Para inspektur akhirnya memutuskan mundur, setelah perundingan selama satu jam mengalami kebuntuan.

Mereka akhirnya menarik diri, setelah kelompok separatis pro-Rusia melepaskan tembakan peringatan.

"Kami akan datang kembali besok dan hari berikutnya dan hari berikutnya. Besok akan ada banyak ahli dari Belanda dan Malaysia berkumpul di Kiev dan juga kerabat. Ada banyak yang harus dilakukan segera, " ujar juru bicara OSCE, Michael Bociurkiw.

Di Washington, Presiden AS Barack Obama menyerukan, penyelidikan menyeluruh terkait tragedi MH17.  Dia mendesak 'permainan' di Ukraina segera dihentikan.

Secara tersirat, Obama mengkritik Eropa yang tak mendukung sanksi ekonomi yang dipimpin AS melawan Rusia. Dia menegaskan tragedi yang merenggut 298 nyawa orang tak berdosa harus menjadi 'wake-up call' untuk Eropa.

Dia menambahkan terlalu dini untuk menuduh siapa yang bertanggung jawab dan apa motif mereka. Namun dirinya meyakini rudal ditembakkan dari wilayah yang dikuasai separatis Rusia.

Dari London, Inggris juga menuduh separatis pro-Rusia bertanggung jawab atas tragedi ini.

"Meskipun terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab tragedi, sejumlah bukti menunjukkan MH17 ditembak jatuh rudal udara di wilayah yang dikendalikan separatis," kata juru bicara resmi pemerintah.

Sementara Duta Besar Rusia untuk PBB, mengatakan Rusia "sepenuhnya menyalahkan Kiev" untuk semua kekerasan di wilayah itu.

Di Moskow, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov menolak klaim dari Kiev yang menuding Rusia berada di balik serangan.

Media pemerintah menyebut bahwa jet atau rudal sistem Ukraina telah menembak jatuh pesawat itu. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Malaysia: Ukraina Harus Jaga Barang Bukti MH17

Malaysia: Ukraina Harus Jaga Barang Bukti MH17

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 05:44 WIB

Selidiki MH17, FBI Siap Masuk ke Ukraina

Selidiki MH17, FBI Siap Masuk ke Ukraina

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 03:13 WIB

 Obama: Separatis Ukraina Penembak Jatuh MH17

Obama: Separatis Ukraina Penembak Jatuh MH17

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 01:26 WIB

Belasungkawa MH17

Belasungkawa MH17

Foto | Jum'at, 18 Juli 2014 | 15:39 WIB

Ini Kalimat Terakhir Penumpang MAS MH17

Ini Kalimat Terakhir Penumpang MAS MH17

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 05:41 WIB

Terkini

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:32 WIB

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:30 WIB

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:27 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:14 WIB

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:09 WIB

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:07 WIB

×