Ini Beda Pidato Prabowo dengan Politisi Negeri Seberang (Bagian 1)

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 23 Juli 2014 | 07:00 WIB
Ini Beda Pidato Prabowo dengan Politisi Negeri Seberang (Bagian 1)
Dari kiri ke kanan: Prabowo Subiyanto, Al Gore, Hillary Clinton, John McCain. (Suara.com/Shutterstock)

Suara.com - Selasa, tanggal 22 Juli 2014, akan menjadi hari yang tidak akan dilupakan oleh bangsa Indonesia. Hari itu menjadi hari yang tercatat dalam sejarah perjalanan bangsa, hari yang menjadi saksi terpilihnya seorang presiden baru, presiden ke-7 Republik Indonesia.

Namun, hari itu juga menorehkan sejarah yang lain, di mana seorang kandidat calon presiden yang secara mengejutkan menarik diri dari proses pemilihan presiden saat KPU menggelar rekapitulasi penghitungan suara nasional untuk menentukan siapa yang akan menduduki kursi RI-1.

Sang kandidat, Prabowo Subianto, memutuskan mengambil jalan itu karena merasa tidak puas dengan kinerja KPU yang dinilainya tidak demokratis dan mengabaikan kecurangan yang menurutnya terjadi dalam pemilu. Dengan tegas, Prabowo "menolak pelaksanaan Pilpres 2014".

Prabowo juga meminta saksi dari tim Koalisi Merah Putih untuk walk out dari rapat pleno rekapitulasi hasil pemungutan pilpres di KPU. Semua itu disampaikan calon presiden nomor urut 1 itu dalam sebuah pidato di basis pemenangan dirinya, Rumah Polonia.

Namun, apa yang diserukan Prabowo tidak menggoyahkan KPU. KPU menolak disebut curang, karena sudah membuka semua hasil perolehan suara dari tingkat desa hingga provinsi untuk diawasi masyarakat. KPU akhirnya secara resmi menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai capres dan cawapres terpilih periode 2014-2019.

Pidato politik itu lantas dinilai sejumlah kalangan, termasuk para pengamat politik sebagai sikap yang kurang legowo dalam menerima kekalahan. Sebagai seorang negarawan, Prabowo diharapkan untuk bersikap sebaliknya.

Pidato yang sebenarnya bukan pidato kekalahan itu, mengingatkan kita pada beberapa pidato calon presiden dunia di masa lalu yang kala itu, juga berada di posisi seperti Prabowo saat ini.

Lalu, seperti apa pidato mereka dan apa persamaan juga perbedaannya dengan pidato Prabowo? Berikut ini ada beberapa pidato kandidat presiden dan tokoh politik yang kalah dalam sebuah kontestasi politik.

Pidato kekalahan pertama yang menarik untuk disimak adalah pidato Al Gore, kandidat presiden Amerika Serikat yang kalah dalam pilpres AS tahun 2000. Kala itu, kandidat dari Partai Demokrat itu meraih suara terbanyak, namun, dirinya kalah pada tahap pemilihan di Lembaga Pemilihan Presiden dari saingannya, kandidat Partai Republik, George W. Bush.

Sempat menjadi sengketa, akhirnya Gore dinyatakan kalah oleh Mahkamah Agung AS. Saat itulah, Gore menunjukkan kalau dirinya adalah negarawan sejati. Lewat pidato kekalahannya, lelaki yang pernah menjadi wakil presiden di era pemerintahan Presiden Bill Clinton itu memberikan contoh, bagaimana pemimpin yang baik seharusnya bersikap.

"Selamat malam. Beberapa saat lalu, saya berbicara dengan George W. Bush dan memberi selamat atas terpilihnya dia menjadi presiden Amerika Serikat yang ke-43," ujar Al Gore.

Tak lupa, Al Gore menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para pendukung setianya.

"Izinkanlah saya untuk mengucapkan betapa berterima kasihnya saya kepada semua yang telah mendukung saya dan mendukung apa yang kita perjuangkan," ungkap Gore.

Calon presiden itu pun menerima kekalahan dengan lapang dada. Alih-alih berkeluh kesah karena kalah, Gore justru membesarkan hati para pendukungnya.

"Saya paham bahwa banyak pendukung saya yang kecewa. Demikian pula dengan saya. Namun, kekecewaan kita akan terobati oleh kecintaan pada negara," kata Gore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Artis Cantik Ini Pernah Mau Dijodohkan dengan Prabowo, Kok Gagal Nikah?

Terungkap! Artis Cantik Ini Pernah Mau Dijodohkan dengan Prabowo, Kok Gagal Nikah?

News | Kamis, 22 Februari 2024 | 10:55 WIB

Akhirnya Jadi Kenyataan! 10 Tahun Lalu Komeng Pernah Berkelakar Ingin Jadi Calon Anggota Dewan

Akhirnya Jadi Kenyataan! 10 Tahun Lalu Komeng Pernah Berkelakar Ingin Jadi Calon Anggota Dewan

News | Sabtu, 17 Februari 2024 | 16:21 WIB

Mantan Istri Prabowo Pamer Usai Nyoblos, Titiek Soeharto Beri Salam 2 Jari

Mantan Istri Prabowo Pamer Usai Nyoblos, Titiek Soeharto Beri Salam 2 Jari

Video | Rabu, 14 Februari 2024 | 14:12 WIB

Singgung Soal Moral, 15 Eks Pimpinan KPK Ingatkan Jokowi soal 'Konflik Kepentingan'

Singgung Soal Moral, 15 Eks Pimpinan KPK Ingatkan Jokowi soal 'Konflik Kepentingan'

Kotak Suara | Senin, 05 Februari 2024 | 15:10 WIB

Dijadwalkan Dihadiri Jokowi, TNI-Polri Gelar Rapim Hari Ini, Bahas Pengamanan Pemilu 2024

Dijadwalkan Dihadiri Jokowi, TNI-Polri Gelar Rapim Hari Ini, Bahas Pengamanan Pemilu 2024

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 08:38 WIB

Anies Dinilai Punya Kesamaan Momentum dengan Jokowi saat Nyapres, Kandidat Lain Perlu Pasang Badan?

Anies Dinilai Punya Kesamaan Momentum dengan Jokowi saat Nyapres, Kandidat Lain Perlu Pasang Badan?

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 13:17 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB