Kubu Jokowi Fokus Pantau Gugatan Prabowo ke MK

Ruben Setiawan

Sabtu, 26 Juli 2014 | 13:49 WIB
Kubu Jokowi Fokus Pantau Gugatan Prabowo ke MK
Presiden terpilih Joko Widodo. (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Di tengah gencarnya wacana pencarian para menteri untuk mengisi kabinet Jokowi pada periode 2014- 2019 mendatang, Tim Sukses (Timses) Jokowi-JK justru disibukkan dengan pembentukan tim transisi dan memantau proses pengajuan gugatan kubu Prabowo-Hatta soal kecurangan Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut mereka, masih terlalu dini untuk membicarakan wacana menteri pengisi kabinet.

"Oh itu masih panjang, tim belum berdiskusi tentang itu, masih sangat terlalu awal, kita prioritaskan tim transisi dan pantau MK dahulu," kata Anies Baswedan di Blok M Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu(26/7/2014).

Anies menegaskan, saat ini Timses Jokowi belum berbicara sedikitpun tentang para menteri yang akan menjabat sebagai asisten Jokowi dan JK nantinya.

"Terus terang saya katakan belum ada pembicaraan tentang itu, itu hanya topik di media saja," jelas Anies.

Diapun mengakui kalau dirinya tidak tahu apa yang menjadi keputusan Jokowi suatu saat nanti. Pihaknya menilai proses di MK barus saja dimulai dan hal yang harus diprioritaskan adalah memantau prosesnya, bukan membicarakan para menteri.

"Terlalu awal membahas hal tersebut, masih lama, proses MK saja baru berlangsung, kita pantau hal tersebut dahulu," tegasnya sekali lagi.

Untuk memantau proses gugatan di MK ini, pihak Jokowi sudah mempersiapkan tim hukum apabila suatu saat nanti terjadi sesuatu yang mereka nilai tidak sesuai dengan aturan yang ada. Namun, saat ini mereka serahkan semuanya kepada MK sembari berharap akan kebenaran kata-kata yang diucapkan oleh mantan MK, Mahfud MD.

"Kita percaya dengan ucapan Pak Mahfud, karena dia sudah tahu semuanya, namun kita pun tetap mempersiapkan tim hukum untuk mengantisipasi," tutup Rektor Univeristas Paramadina itu.

Tim Prabowo-Hatta mengajukan gugatan atas dugaan kecurangan pilpres ke MK pada hari Jumat (25/7/2014) yang dinilai mempengaruhi keabsahan suara. Mereka juga menuding terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif. Kubu Prabowo-Hatta menginginkan diberlakukan penghitungan suara ulang dan pemungutan suara ulang di 52.000 TPS di Indonesia, di 5.800 TPS di Jakarta, dan beberapa di wilayah Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP Dukung Prabowo-Hatta Gugat Hasil Pilpres ke MK

PPP Dukung Prabowo-Hatta Gugat Hasil Pilpres ke MK

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 13:46 WIB

Presiden: Proses Pilpres Bisa Berjalan dengan Aman

Presiden: Proses Pilpres Bisa Berjalan dengan Aman

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 07:17 WIB

Jaring Calon Menteri Lewat Facebook, Jokowi Ubah Tradisi Birokrasi

Jaring Calon Menteri Lewat Facebook, Jokowi Ubah Tradisi Birokrasi

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 05:23 WIB

Pengamat Politik: Posisi Jokowi-JK Sudah "Clear"

Pengamat Politik: Posisi Jokowi-JK Sudah "Clear"

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 05:16 WIB

Kabinet Baru, Demokrat Ada di Wilayah Kanan Kiri Oke

Kabinet Baru, Demokrat Ada di Wilayah Kanan Kiri Oke

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 05:09 WIB

Terkini

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

News | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?

Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:30 WIB

Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri

Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:29 WIB

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

News | Senin, 28 September 2026 | 11:27 WIB

Apakah Viva Queen Whitening Advanced Face Serum Bagus? Cek Manfaatnya sebelum Membeli

Apakah Viva Queen Whitening Advanced Face Serum Bagus? Cek Manfaatnya sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:25 WIB

Cerdik! Jalur Laut Kaspia Jadi Pilihan Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

Cerdik! Jalur Laut Kaspia Jadi Pilihan Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 28 September 2026 | 11:24 WIB

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

News | Senin, 28 September 2026 | 11:23 WIB

Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas

Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas

Jakarta | Senin, 28 September 2026 | 11:21 WIB

×