Warga Pertanyakan Identitas Pencari Sumbangan Misterius

Ruben Setiawan

Jum'at, 08 Agustus 2014 | 23:19 WIB
Warga Pertanyakan Identitas Pencari Sumbangan Misterius
Ilustrasi orang misterius. (Shutterstock)

Suara.com - Anggota kelompok misterius yang ditangkap warga RT 10 RW 06 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, mengaku utusan dari sebuah masjid di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Hal itu diketahui dari kartu tanda penduduk (KTP) yang mereka bawa.

"Asalnya dari tambora, berdasarkan identitas, tapi ada beberapa yang tidak bawa (KTP)," kata Ketua RT 10 Sugiharto kepada suara.com.

Kelompok beranggotakan sekitar 20 orang itu digelandang ke rumah Ketua RW setempat setelah banyak laporan menyebutkan mereka meminta sumbangan ke rumah warga secara paksa. Warga menaruh curiga bahwa mereka adalah kelompok garis keras yang banyak diberitakan media massa.

"Mereka tidak bawa atribut (dari kelompok garis keras tersebut), hanya map dan mengatasnamakan masjid di daerah Tambora. Warga ada yang nanya apakah mereka anggota kelompok geris keras itu, tapi mereka nepis-nepis terus," terang Sugiharto.

Kini, warga masih belum melepaskan kelompok tersebut. Mereka sedang menunggu utusan pengurus masjid di kawasan Tambora untuk memastikan apakah benar mereka adalah penarik sumbangan dari masjid yang disebutkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minta Sumbangan Paksa, Kelompok Misterius Plin Plan

Minta Sumbangan Paksa, Kelompok Misterius Plin Plan

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 22:57 WIB

Beralasan Galang Dana Masjid, Kelompok Misterius Tarik Sumbangan Paksa

Beralasan Galang Dana Masjid, Kelompok Misterius Tarik Sumbangan Paksa

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 22:36 WIB

Warga Utan Kayu Selatan Tangkap Sekelompok Orang Misterius

Warga Utan Kayu Selatan Tangkap Sekelompok Orang Misterius

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 22:15 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×