Mengerikan, Anak Pejuang ISIS Berpose Bareng Kepala Buntung

Ruben Setiawan

Senin, 11 Agustus 2014 | 16:42 WIB
Mengerikan, Anak Pejuang ISIS Berpose Bareng Kepala Buntung
Seorang anak pejuang ISIS berpose dengan foto kepala yang terpenggal. (Twitter)

Suara.com - Baru-baru ini, sebuah foto yang mengerikan beredar luas di media sosial Twitter. Dalam foto tersebut, tampak seorang bocah berpose dengan potongan kepala manusia.

Foto tersebut muncul beserta kalimat "Ini baru anakku!". Si bocah berkaos biru dan bertopi itu diyakini anak dari teroris asal Australia, Khaled Sharrouf.

Sharrouf, sang ayah yang berusia 31 tahun, ingin berangkat ke Suriah untuk bertempur bersama Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ia pergi meninggalkan Australia tahun lalu bersama keluarganya.

Dalam foto lain, tampak Sharrouf berpose dengan tiga anaknya yang berusia empat, enam, dan tujuh tahun. Gilanya, ketiganya memegang senapan mesin.

Perdana Menteri Tony Abbott menyebut foto tersebut menunjukkan "kejahatan mengerikan" yang bisa dilakukan oleh ISIS.

"Kita melihat lebih banyak bukti betapa barbarnya entitas (kolompok) ini," kata Abbott. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paus Fransiskus: Perbuatan ISIS Menyakiti Tuhan

Paus Fransiskus: Perbuatan ISIS Menyakiti Tuhan

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 21:52 WIB

ISIS Culik Ratusan Perempuan untuk Dijadikan Budak

ISIS Culik Ratusan Perempuan untuk Dijadikan Budak

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 17:41 WIB

Penangkapan Teroris, Kapolsek Akui Sering Sarapan di Sebelah TKP

Penangkapan Teroris, Kapolsek Akui Sering Sarapan di Sebelah TKP

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 14:00 WIB

Antisipasi Penyebaran ISIS, Polisi Sebarkan SMS

Antisipasi Penyebaran ISIS, Polisi Sebarkan SMS

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 13:33 WIB

Waspada, Paham ISIS Dikhawatirkan Cuci Otak Pelajar

Waspada, Paham ISIS Dikhawatirkan Cuci Otak Pelajar

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 06:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×