Jokowi Cocok Dengan Dirut PT KAI

Laban Laisila

Selasa, 26 Agustus 2014 | 12:49 WIB
Jokowi Cocok Dengan Dirut PT KAI
Direktur Utama PT KAI, Ignatius Jonan, saat melaporkan gratifikasi ke KPK, awal Juli 2014. [Antara/Yudhi Mahatma]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) merasa cocok dengan Direktur Utama PT KAI Ignatius Jonan. Hal itu dilontarkannya usai Ignatius ke Kantor Gubernur DKI Jakarta, Balai Kota, Jakarta, Selasa (26/8/2014).

"Kalau ditanya cocok ya saya cocok," kata Jokowi.

Namun, dia buru-buru membantah bila kecocokan yang dimaksud berarti setuju menjadikan Ignatius sebagai menteri. Ignatius sendiri digadang-gadang menjadi menteri di kabinet Jokowi-JK.

Pertemuan dengan Ignatius ini, sambung merupakan pembicaraan kerjasama PT KAI dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di mana, PT KAI mengajukan perizinan untuk membangun Stasiun Sudirman untuk jurusan Bandara Soekarno-Hatta ke Manggarai.

Jokowi menerangkan, saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah mengupayakan pelebaran di Jalan Teluk Betung, Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta.

Ignatius, kata Jokowi, juga mengajukan izin pembangunan stasiun di dekat pelebaran itu, termasuk gagasan untuk menyatukannya.
"Stasiun, izin-izin untuk stasiun. Karena terkena pelebaran jalan. Yang satu mau buat stasiun. Yang satu melebarkan jalan. Biar rampung ya ketemu saya, tapi sudah rampung," tuturnya.

Untuk diketahui, pembangunan double track jalur Stasiun Manggarai – Bandara Soekarno Hatta ini berjarak 38 kilometer. Dengan stasiun pemberhentiannya adalah Manggarai-Sudirman Baru-Duri-Batu Ceper-Bandara Soetta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Harus Berani Cabut Subsidi BBM

Jokowi Harus Berani Cabut Subsidi BBM

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2014 | 13:25 WIB

Hanura Yakin Koalisi Pendukung Jokowi-JK Tak Bakal Bubar

Hanura Yakin Koalisi Pendukung Jokowi-JK Tak Bakal Bubar

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 11:14 WIB

Saat Geruduk Rumah Transisi, Boni Hargens dkk Dikira Massa Prabowo

Saat Geruduk Rumah Transisi, Boni Hargens dkk Dikira Massa Prabowo

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 10:41 WIB

SBY Umbar Kesuksesan Selama 10 Tahun Jadi Presiden

SBY Umbar Kesuksesan Selama 10 Tahun Jadi Presiden

News | Selasa, 26 Agustus 2014 | 10:10 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×