Dokter Gigi Pemutilasi Pasien Tertangkap

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 05 September 2014 | 12:56 WIB
Dokter Gigi Pemutilasi Pasien Tertangkap
Ilustrasi pasien dokter gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang dokter gigi Belanda, buronan kasus mutilasi puluhan pasien Prancis, akhirnya ditangkap di Kanada.

Mark Van Nierop, dokter yang bernama asli Jacobus itu, sudah dicari sejak bulan Februari sebagai buronan dengan surat perintah penangkapan internasional. Nierop dituduh melakukan "kekerasan yang disengaja hingga menyebabkan mutilasi permanen".

Nierop ditangkap pekan ini di Nackawic, sebuah kota kecil di Provinsi New Brunswick, Kanada. Tidak diketahui bagaimana ia bisa ditemukan. Pengadilan Kanada tengah mengurus proses ekstradiri Nierop ke Prancis.

Sejumlah laporan yang belum dapat dikonfirmasi menyebut, Nierop mencoba bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri ketika akan ditangkap.

Kisah Nierop berawal saat dirinya berpraktik di kawasan pedesaan Chateau-Chinon di Prancis pada bulan November 2008 silam. Kedatangannya disambut baik oleh warga lantaran daerah itu memang kekurangan tenaga medis.

Namun, banyak pasien yang mengeluhkan hasil praktiknya. Ada yang mengeluhkan serpihan alat sang dokter yang tertinggal di gusinya. Ada yang mengeluh penyakit giginya tak sembuh-sembuh, septicema, rahang patah. Yang paling parah, ada yang mengaku justru giginya yang sehat yang dicabut oleh dokter tersebut.

Nierop juga dituduh melakukan pemerasan terhadap pasien. Salah satu pasien yang mengaku diperas adalah Gerard Martin.

"Dia (Nierop) mengatakan telah melakukan 17 tindakan pada 17 gigi yang berbeda pada istri saya hanya dalam waktu 10 menit, dan menarik biaya atas sebuah gigi yang sebenarnya sudah ditarik sepuluh tahun yang lalu," kata Gerard kepada AFP.

Keseluruhan, ada 120 orang yang mengaku menjadi korban Nierop dan sepakat mengajukan gugatan kolektif. Penyelidikan atas Nierop dibuka pada bulan Mei 2013. Namun, Nierop keburu kabur ke luar negeri. (France24)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkas Tersangka Mutilasi Riau Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Tersangka Mutilasi Riau Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

News | Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:15 WIB

Komnas Anak Minta Pelaku Mutilasi Dihukum Mati

Komnas Anak Minta Pelaku Mutilasi Dihukum Mati

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 13:03 WIB

Riau Masuk Kategori Darurat Kejahatan Anak

Riau Masuk Kategori Darurat Kejahatan Anak

News | Selasa, 19 Agustus 2014 | 11:12 WIB

Pemberitaan Ekstrem Mutilasi Ancam Psikologis Masyarakat

Pemberitaan Ekstrem Mutilasi Ancam Psikologis Masyarakat

News | Kamis, 14 Agustus 2014 | 11:15 WIB

Penjualan Daging Mutilasi, Polisi Periksa Sejumlah Warung Tuak

Penjualan Daging Mutilasi, Polisi Periksa Sejumlah Warung Tuak

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 15:35 WIB

Terkini

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:27 WIB

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:24 WIB

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:20 WIB

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB

AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu

AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:05 WIB

35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI

35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:59 WIB

Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar

Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:57 WIB