Tim Transisi Terlalu Semangat, Jokowi Minta SBY Menegur

Laban Laisila | Suara.com

Minggu, 07 September 2014 | 17:52 WIB
Tim Transisi Terlalu Semangat, Jokowi Minta SBY Menegur
Presiden SBY menyambut Jokowi di Nusa Dua, Bali, Rabu (27/8) [Antara/Nyoman Budhiana]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bila ada Tim Transisi Jokowi-JK yang nyelonong dan tidak mengikuti aturan, untuk segera diberikan teguran atau diingatkan.

Hal itu dikatakan Jokowi karena adanya informasi dari sejumlah kementerian dan pihak lain yang mengaku diajak melakukan pertemuan dengan Tim Transisi Jokowi-JK. Informasi itu pula yang langsung disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ya kita ini kan hanya ke sana (kementerian-kementerian) kan cuman mau minta data, kalau memang ada yang terlalu semangat ya ditegur aja atau  diingetin gitu," kata Jokowi disela Silaturahmi Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta, (7/9/2014).

Jokowi menegaskan, Tim Transisi Jokowi-JK bergerak secara resmi dan setiap pergerakannya diketahui oleh Jokowi. Malah, Jokowi menganggap, tindakan Tim Transisi Jokowi-JK ini karena saking semangatnya.

"Setahu saya kita sudah membuat surat, yang saya tandantangani sendiri. Dan sudah disampaikan. Di Menteri Kordinator ada itu, coba tanyakan ke Menteri Kordinator Perekonomian. Tetapi kalau memang ada tim yg dianggap nyelonong, mungkin terlalu semangat banget gitu," kata Jokowi.

Jokowi juga membantah bila Tim Transisi Jokowi-JK hanya mengirimkan pesan lewat SMS saja untuk melakukan pertemuan pada kementerian tertentu.

"Nggaklah, SMS-SMS, kan saya sampaikan kita itu pegangan sama surat resmi. Saya tandatangan sendiri," ujarnya.

Sekedar diketahui, Presiden SBY dalam rapat kabinet Jumat kemarin, mengatakan sering mendapat SMS dari sejumlah orang yang mengaku utusan Tim Transisi Jokowi-JK.

SBY mengatakan SMS itu berisi permintaan konsultasi kepadanya dari orang-orang yang merasa akan menjadi menteri di Kabinet Jokowi kelak. SBY menilai SMS seperti itu tak penting.

"Saya beberapa saat lalu mendapat pesan SMS, bukan hanya jajaran pemerintahan atau kabinet, tetapi di luar itu. Bunyinya seperti ini 'Pak, saya diundang oleh tim untuk membahas a,b,c,d'," kata Presiden SBY.

Tak terima dengan SMS itu, SBY pun membalas pesan singkat itu, dengan mengatakan tidak tepat membahas demikian. Menurut SBY seharusnya tim transisi langsung berkonsultasi dengan Menteri Koordinator yang telah ditunjuknya, bukan justru calon menteri yang akan duduk di pemerintahan Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ubah Aturan, SBY Pernah Izinkan Tim Transisi Langsung Ketemu Menteri

Ubah Aturan, SBY Pernah Izinkan Tim Transisi Langsung Ketemu Menteri

News | Minggu, 07 September 2014 | 16:40 WIB

Tolak Menaikkan Harga BBM, Presiden SBY Disebut Picik

Tolak Menaikkan Harga BBM, Presiden SBY Disebut Picik

News | Minggu, 07 September 2014 | 15:54 WIB

Tim Transisi Bantah Kirim SMS ke Presiden SBY

Tim Transisi Bantah Kirim SMS ke Presiden SBY

News | Minggu, 07 September 2014 | 15:15 WIB

 Tjahjo: Rakernas PDIP Digelar di Semarang

Tjahjo: Rakernas PDIP Digelar di Semarang

News | Minggu, 07 September 2014 | 06:09 WIB

Terkini

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB