Suryadharma Ali: Muktamar Bisa Ubah Arah Koalisi PPP

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 10 September 2014 | 00:54 WIB
Suryadharma Ali: Muktamar Bisa Ubah Arah Koalisi PPP
Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali (suara.com/Adrian Mahakam).

Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Suryadharma Ali, mengatakan bahwa keputususan partainya untuk bergabung dalam Koalisi Merah Putih bisa saja berubah, jika muktamar partai memutuskan demikian.

Terbukanya peluang untuk hengkang dari Koalisi Merah Putih itu diungkapkan Suryadharma di Jakarta, Selasa malam (9/9/2014), di sela-sela rapat para pengurus harian partai yang sedang menggodok rencana penyelenggaraan muktamar yang lebih cepat dari yang dijadwalkan sebelumnya.

"Koalisi bisa diubah di muktamar. Apabila memang dipandang perlu. Itu sepenuhnya diputuskan melalui muktamar, setelah pemilihan ketua umum," kata Suryadharma.

Ia juga menambahkan bahwa mengatakan seandainya pun ada peralihan arah koalisi PPP, maka peralihan itu hanya bisa dilakukan melalui muktamar yang akan mengakomodasi pergantian ketua umum.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Selasa malam sejumlah pengurus harian DPP PPP melakukan rapat tertutup untuk membentuk panitia palaksanaan muktamar partai.

Adapun berdasarkan anggaran dasar PPP, pelaksanaan muktamar baru akan digelar 2015.

Suryadharma sendiri sudah menyarankan agar Mukmatar digelar pada 22 Oktober, dua hari setelah Joko Widodo dan Jusuf Kalla dilantik sebagai presiden dan wakil presiden. Pada 22 Oktober, Jokowi disebut-sebut akan mengumumkan anggota kabinetnya.

"Jalan terbaik untuk PPP adalah melaksanakan muktamar dan saya telah memberikan (mengusulkan) waktu pelaksanaan muktamar 22 Oktober 2014," kata dia.

Hingga saat ini sejumlah pengurus harian DPP PPP masih melakukan rapat tertutup untuk membentuk panitia dan waktu pelaksanaan muktamar partai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suryadharma Ali Tak Keberatan Muktamar PPP Dipercepat

Suryadharma Ali Tak Keberatan Muktamar PPP Dipercepat

News | Rabu, 10 September 2014 | 00:36 WIB

PPP Gelar Rapat, Bahas Rencana Muktamar

PPP Gelar Rapat, Bahas Rencana Muktamar

News | Rabu, 10 September 2014 | 00:03 WIB

Kasus Korupsi Haji, KPK Periksa Staf Ahli SDA

Kasus Korupsi Haji, KPK Periksa Staf Ahli SDA

News | Senin, 08 September 2014 | 11:02 WIB

Koalisi Merah Putih di Parlemen Bisa Tentukan Kebijakan Pemerintah

Koalisi Merah Putih di Parlemen Bisa Tentukan Kebijakan Pemerintah

News | Minggu, 07 September 2014 | 17:18 WIB

Sekjen PPP: Kalau Partai Lain Gagap di Luar Pemerintah, Kami Tidak

Sekjen PPP: Kalau Partai Lain Gagap di Luar Pemerintah, Kami Tidak

News | Rabu, 03 September 2014 | 10:37 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB