Diminta Tunda Pengunduran Diri, Ahok Tetap Yakin akan Mundur

Achmad Sakirin

Kamis, 11 September 2014 | 10:48 WIB
Diminta Tunda Pengunduran Diri, Ahok Tetap Yakin akan Mundur
Wakil Gubernur Basuki Tjahja Purnama. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama mengatakan dirinya sempat diminta untuk menunda pengunduran diri dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Permintaan itu, dilayangkan oleh Wakil Ketua Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo melihat tindakan reaktif Ahok yang langsung mengancam untuk mundur dari partai. Ahok pun sudah meminta maaf dengan sikapnya yang reaktif itu.

"Saya sudah ketemu Pak Hashim. Pak Hashim bisa memahami, hanya beliau merasa minta tunda. Kenapa? Untuk diskusi dulu. Rapat di DPP, baru mundur. Tapi saya mengatakan, oke lah kalau saya salah. Mohon maaf. Tapi menurut saya, diskusi juga nggak ada guna. Karena prinsipmya sudah jauh sekali," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Meski demikian, dia menerangkan, Partai Gerindra dengan Koalisi Merah Putihnya mendukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih DPRD yang tengah digarap dalam RUU Pilkada, hal itu yang tidak disetujuinya. Karenanya, sikap reaktif untuk langsung mengundurkan diri pun keluar dari mulut Ahok.

"Saya akan menolak menjadi gubernur hasil pemilihan DPRD. Karena saya akan jadi budak DPRD. Saya maunya jadi budak rakyat," jelasnya.

Menurut Ahok, Koalisi Merah Putih pun sudah punya rencana buruk dengan RUU ini, yaitu bagi-bagi kuota kepala daerah. Karena itu, dia langsung memilih mundur dari partai serta memilih mempertahankan idealismenya supaya Pilkada dipilih secara langsung oleh rakyat, bukan DPRD.

"(Koalisi Merah Putih) Mereka adalah orang yang yakin kalau Koalisi Merah Putih digabungkan, bisa bagi-bagi kuota kepala daerah secara proporsional. Sedangkan saya masuk politik karena saya yakin rakyat sudah tidak percaya pada politik bagi-bagi. seperti itu," ujarnya.

"Supaya rakyat ada harapan perubahan, ya rakyat harus memilih secara langsung," tegas Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Tinggalkan Gerindra, Ahok Disarankan Mundur dari Kursi Wakil Gubernur

Setelah Tinggalkan Gerindra, Ahok Disarankan Mundur dari Kursi Wakil Gubernur

News | Kamis, 11 September 2014 | 10:06 WIB

Ahok Mundur dari Gerindra, Fadli Zon: Kami Kecolongan

Ahok Mundur dari Gerindra, Fadli Zon: Kami Kecolongan

News | Kamis, 11 September 2014 | 09:00 WIB

Ahok Mundur dari Gerindra, Fadli Zon: Kami Tak Kehilangan

Ahok Mundur dari Gerindra, Fadli Zon: Kami Tak Kehilangan

News | Rabu, 10 September 2014 | 21:05 WIB

Satu Lagi, DPD Tolak Pilkada Lewat DPRD

Satu Lagi, DPD Tolak Pilkada Lewat DPRD

News | Rabu, 10 September 2014 | 20:25 WIB

PBNU Dukung RUU Pilkada Melalui DPRD

PBNU Dukung RUU Pilkada Melalui DPRD

News | Rabu, 10 September 2014 | 20:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×