Biaya Besar Jangan Jadi Alasan Hapus Pilkada Langsung

Laban Laisila

Sabtu, 13 September 2014 | 13:08 WIB
Biaya Besar Jangan Jadi Alasan Hapus Pilkada Langsung
Sosialisasi dan simulasi pemilu untuk penyandang disabilitas di KPU Jakarta, Jumat (4/4). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Rahadi Zakaria berpendapat, biaya besar yang dihabiskan untuk pelaksanaan Pilkada langsung, jangan dijadikan alasan untuk mengembalikan Pilkada ke tangan DPRD.

Dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (13/9/2014), Rahadi menyatakan demokrasi adalah kedaulatan rakyat yang harus dibayar negara tanpa merampas hak politik rakyat.

"Pilkada untuk siapa? Ya untuk rakyat. Kalau untuk rakyat siapa yang harus memilih, tentunya rakyat. Undang Undang telah memberi kewenangan yang sifatnya sangat melekat kepada rakyat, ya harus rakyat yang melaksanakan," jelas Rahardi di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/9/2014).

Kubu yang anti-Pilkada langsung, dalam forum yang sama sempat  mengatakan Pilkada langsung sudah memiliki banyak cacat dan harus dievaluasi.

Menurut Anggota Panja RUU Pilkada dari Fraksi PDIP ini, apa yang disampaikan kubu penolak Pilkada langsung dari Koalisi Merah Putih, hanya bentuk ketakutan atas kekuatan pemerintahan Jokowi. Ketakutan seperti itu dinilainya berlebihan.

“Mereka, KMP (Koalisi Merah Putih) ini sebenarnya takut kehilangan kekuasaan, dan mereka melakukan ini semata-mata demi kekuasaan. Ini tergantung niat kita kok, Pilkada langsung mau biaya berapa, penghematan berapa, tergantung nanti diatur dalam Undang-Undang berikutnya," imbuhnya.

Hal lain yang dikomentarinya terkait kekurangan Pilkada langsung adalah banyaknya Kepala daerah yang terlibat korupsi. Menurutnya hal tersebut sangat bergantung kepada pribadi setiap orang dan tentunya pada niat seseorang serta peluangnya.

"Tergantung mentalnya. Saya kira itu alasan yang dicari-cari. Rakyat harus diberikan haknya menentukan pilihannya, kalau kembali ke DPRD itu adalah suatu langkah mundur," tegasnya lagi..

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Pemerintah Revisi UU Pilkada

Ini Alasan Pemerintah Revisi UU Pilkada

News | Sabtu, 13 September 2014 | 11:09 WIB

Ketua KPK: Pilkada Seharusnya di Tangan Rakyat

Ketua KPK: Pilkada Seharusnya di Tangan Rakyat

News | Jum'at, 12 September 2014 | 20:42 WIB

Jokowi Siap Jadi Penengah Antara Ahok dan Gerindra

Jokowi Siap Jadi Penengah Antara Ahok dan Gerindra

News | Jum'at, 12 September 2014 | 18:20 WIB

PDI Perjuangan DIY Instruksikan Kader Dukung Pilkada Langsung

PDI Perjuangan DIY Instruksikan Kader Dukung Pilkada Langsung

News | Jum'at, 12 September 2014 | 18:00 WIB

Terkini

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:13 WIB

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:10 WIB

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 14:09 WIB

Baleg DPR Sepakati RUU Reforma Agraria, BRAN Kini Resmi Berubah Nama Jadi LPRA

Baleg DPR Sepakati RUU Reforma Agraria, BRAN Kini Resmi Berubah Nama Jadi LPRA

News | Senin, 21 September 2026 | 14:08 WIB

Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid

Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid

News | Senin, 21 September 2026 | 14:08 WIB

Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan Deli Serdang, Pelaku Sembunyi Dalam Sumur

Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan Deli Serdang, Pelaku Sembunyi Dalam Sumur

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 14:07 WIB

Bukan Sekadar Bersama, Psikilog Ungkap Cara Sederhana Bangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak

Bukan Sekadar Bersama, Psikilog Ungkap Cara Sederhana Bangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak

Health | Senin, 21 September 2026 | 14:06 WIB

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 14:05 WIB

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

×