Ini Cara Kelompok ISIS Cari Uang

Laban Laisila

Selasa, 16 September 2014 | 14:07 WIB
Ini Cara Kelompok ISIS Cari Uang
Seorang anggota ISIS di Mosul, Irak (Reuters).

Suara.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang kini menguasai sebagian kawasan Suriah dan Irak bagian utara disebut sebagai organisasi teroris paling kaya di dunia saat ini.

Laman The Richest, mengutip dari pengakuan salah seorang petinggi ISIS yang ditangkap militer Irak mengungkapkan, kelompok militan yang punya hobi memenggal sanderanya ini diduga memiliki kekayaan hingga dua miliar dolar AS, atau sekitar Rp24.2 triliun.

Beragam upaya tak halal justru menjadi cara untuk mengisi pundi-pundi kekayaan mereka.

Times of India melaporkan pendapat agen intelijen dan para pakar, kalau ISIS mengambil keuntungan dalam sehari mencapai lebih dari tiga juta dolar, sekitar Rp30 miliar dalam aksi penyelundupan minyak, pemerasan, penjarahan barang antik, human trafficking dan uang tebusan sandera.

Aktivis kemanusiaan dan agen intelijen memperkirakan, ISIS kini menguasai 11 sumur ladang minyak sejak mengambil alih kawasan Suriah dan Irak.

Dari sana mereka menyelundupkan minyak dengan selisih keuntungan hingga sekitar 25 sampai 60 dolar Amerika (sekitar Rp300 sampai Rp700 ribu) untuk satu barel minyak selundupan.

Seorang staff ahli yang membantu kelompok Kurdistan asal Amerika, Denise Natali mengungkapkan, penyelundupan itu dilakukan lewat perbatasan Suriah-Turki dengan cara menyuap petugas.

“Orang-orang Kurdi mengatakan akan menutupnya (perbatasan), tapi anda bisa menyuap petugas perbatasan, anda membayar orang lain agar barang selundupan bisa lewat,” katanya kepada AP.

Cara lain yang digunakan ISIS yakni menjarah barang antik dan menjualnya. Lagi-lagi Turki menjadi sasaran bagai para jihadis itu menjual barang rampasan.

Selain itu, kelompok ISIS juga diduga menjual manusia, terutama kaum perempuan dan anak-anak sebagai budak seks, seperti disampaikan agen intelijen Amerika.

“Aktifitas mereka terorganisasi dengan baik, sistematin dan dengan cara intimidasi serta kekerasan,” terang agen itu.

Sebelum mereka menguasi Mosul, Irak, pada Juni lalu kelompok ini juga memajaki semua aktifitas warga dan mengancam mereka yang tidak membayarnya. Para jihadis juga mencuri jutaan uang tunai dari bank setempat.

Cara lain yang saat ini sedang hits, alias paling favorit yakni menukarkan sandera dengan uang tebusan.

Sebelum ada eksekusi pemenggalan terhadap tiga korban, yakni James Foley, Steven Sotloff dan David Haines, ISIS sudah lebih dulu mendapat tebusan dari hasil negosiasi penculikan dua jurnalis Spanyol dan Prancis. Pemerintah dua negra itu membayar tebusan hingga jutaan dolar.

The New York Times menyampaikan cerita seorang bekas sandera ISIS, kalau seorang sandera ditebus dengan bayaran sekitar 2,5 juta dolar AS, atau sekitar Rp27 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Militer AS Gempur ISIS Lewat Udara

Militer AS Gempur ISIS Lewat Udara

News | Selasa, 16 September 2014 | 07:07 WIB

Pemimpin Agung Iran Tolak Ajakan AS Perangi ISIS

Pemimpin Agung Iran Tolak Ajakan AS Perangi ISIS

News | Selasa, 16 September 2014 | 06:23 WIB

Densus 88 Geledah Kos ISIS

Densus 88 Geledah Kos ISIS

Foto | Senin, 15 September 2014 | 19:30 WIB

ISIS Ancam Culik Warga Inggris yang Liburan di Turki

ISIS Ancam Culik Warga Inggris yang Liburan di Turki

News | Senin, 15 September 2014 | 17:49 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×