Pemimpin Agung Iran Tolak Ajakan AS Perangi ISIS

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 16 September 2014 | 06:23 WIB
Pemimpin Agung Iran Tolak Ajakan AS Perangi ISIS
Pemimpin besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Reuters/Caren Firouz).

Suara.com - Pemimpin Agung Iran secara pribadi menolak ajakan Amerika Serikat (AS) untuk merundingkan upaya melawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Penolakan ini menjadi salah satu tantangan bagi AS untuk membangun koalisi militer guna memerangi ISIS di Irak maupun di Suriah.

Dalam sebuah pernyataan, Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa Pemerintah AS telah menghubungi kedutaan besar Iran di Baghdad, Irak, meminta mengadakan perundingan untuk membahas kerja sama melawan ISIS.

Menurut Khamenei, sejumlah pejabat Iran menyambut baik ajakan tersebut. Namun, secara pribadi, dirinya mem-veto sambutan para pejabat itu.

"Saya melihat tak ada gunanya bekerja sama dengan sebuah negara yang kotor tangannya dan tujuannya jahat," kata Khamenei seperti dikutip oleh kantor berita Iran IRNA.

Khamenei menuduh AS "berbohong" dengan mengatakan bahwa mereka telah mengesampingkan Iran dari koalisinya. Sebaliknya, menurut Khamenei, justru Iran-lah yang menolak berpartisipasi.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan, AS tidak bekerja sama dengan Iran. Namun dirinya membantah ketika ditanyakan apakah benar pihaknya telah menghubungi kedutaan besar Iran di Baghdad seperti yang diutarakan Khamenei.

Para pemimpin negara-negara kuat bertemu di Paris, Prancis untuk menyatakan dukungan militer mereka dalam memerangi ISIS di Irak. Prancis sendiri telah mengirim sejumlah pesawat untuk misi pengintaian ke Irak.

Tetapi Iran, sekutu terkuat pemerintah Irak dan Suriah, tidak diundang ke pertemuan di Paris. Pemerintah AS hingga saat ini masih berupaya membangun koalisi untuk memerangi ISIS sejak Presiden AS Barack Obama dalam pidatonya menyatakan bertekad menghancurkan kelompok radikal tersebut. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Densus 88 Geledah Kos ISIS

Densus 88 Geledah Kos ISIS

Foto | Senin, 15 September 2014 | 19:30 WIB

ISIS Ancam Culik Warga Inggris yang Liburan di Turki

ISIS Ancam Culik Warga Inggris yang Liburan di Turki

News | Senin, 15 September 2014 | 17:49 WIB

Saudara Korban Pemenggalan Sebut ISIS Jelmaan Monster

Saudara Korban Pemenggalan Sebut ISIS Jelmaan Monster

News | Senin, 15 September 2014 | 13:53 WIB

Ini Penyebab Amerika Gagal Selamatkan Sandera yang Ditawan ISIS

Ini Penyebab Amerika Gagal Selamatkan Sandera yang Ditawan ISIS

News | Senin, 15 September 2014 | 10:01 WIB

Mantan Narapidana Teroris Indonesia Bergabung dengan ISIS

Mantan Narapidana Teroris Indonesia Bergabung dengan ISIS

News | Senin, 15 September 2014 | 05:57 WIB

Perempuan yang Direkrut ISIS Hanya Dijadikan "Pabrik Bayi"?

Perempuan yang Direkrut ISIS Hanya Dijadikan "Pabrik Bayi"?

News | Senin, 15 September 2014 | 05:15 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB