Beda dengan Pusat, Demokrat Sulteng Ingin Pilkada Langsung

Laban Laisila

Rabu, 17 September 2014 | 20:30 WIB
Beda dengan Pusat, Demokrat Sulteng Ingin Pilkada Langsung
Simulasi Pengamanan Pemilu 2014. [suara.com/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Ketua DPD Demokrat Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan dirinya akan menyampaikan ke dewan pimpinan pusat partainya agar tetap mempertahankan pemilihan kepala daerah langsung.

"Walaupun nanti DPP mengambil keputusan berbeda dengan mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD, saya akan tetap sampaikan ke DPP," katanya saat dihubungi dari Palu, Rabu (17/9/2014).

Anwar mengatakan jika melihat perkembangan politik yang ada, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono lebih memilih Pilkada langsung dibanding pemilihan dilakukan DPRD.

"Saya melihat suasana kebatinan pak SBY lebih memilih pilkada langsung," kata Anwar.

Dia mengatakan dirinya tidak saja menyampaikan hal itu dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD Demokrat kepada SBY selaku ketua partai, namun juga dalam kapasitasnya sebagai Bupati Morowali dan SBY sebagai Presiden.

"Kita hanya memberikan masukan ke presiden, kalau diterima ya syukur," katanya.

Menurut Anwar, kalau pun nantinya keputusan yang ditetapkan partai berbeda dengan apa yang ia kehendaki, maka keputusan partai tetap dihormati.

"Karena itulah bagian dari proses demokrasi," terang Anwar.

Bupati Morowali itu mengatakan kalau pun dirinya berbeda dengan keputusan partai bukan berarti dirinya mundur dari jabatan ketua partai politik.

"Kalau kita mengambil sikap mundur, sama halnya kita tidak siap berbeda, sebab orang yang mundur karena berbeda itu orang yang belum memahami betul demokrasi,"tambahnya lagi.

Dia mengatakan jika nantinya keputusan DPR mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD, maka itu juga harus dihormati sebagi sebuah keputusan bersama.

"Saya bilang begini, tapi kalau keputusan mayoritas berbeda, maka itu harus kita ikuti. Itulah proses demokrasi," katanya.

Anwar mengatakan secara pribadi dirinya lebih memilih melanjutkan pemilihan kepala daerah langsung dibanding dengan pemilihan dilakukan DPRD.

Dia mengatakan kekurangan dari Pilkada langsung perlu perbaikan mulai dari rekrutmen calon kepala daerah sampai pada pengawasan keuangan calon. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Putusan Akhir RUU Pilkada Tergantung Presiden

Pengamat: Putusan Akhir RUU Pilkada Tergantung Presiden

News | Rabu, 17 September 2014 | 19:12 WIB

SBY Dukung Pilkada Langsung

SBY Dukung Pilkada Langsung

Foto | Rabu, 17 September 2014 | 13:15 WIB

Pengamat: Penolakan Pilkada Tak Langsung Bukti Buruknya Kinerja DPRD

Pengamat: Penolakan Pilkada Tak Langsung Bukti Buruknya Kinerja DPRD

News | Rabu, 17 September 2014 | 11:27 WIB

Apapun Sikap DPR, Pemerintah Hormati Keputusan soal RUU Pilkada

Apapun Sikap DPR, Pemerintah Hormati Keputusan soal RUU Pilkada

News | Selasa, 16 September 2014 | 21:05 WIB

Terkini

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB