Rekrut Pengikut, ISIS Pakai Majalah Ini

Ruben Setiawan

Rabu, 17 September 2014 | 23:50 WIB
Rekrut Pengikut, ISIS Pakai Majalah Ini
Para pejuang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berpawai di kota Tel Abyad, Suriah, (2/1). (Reuters/Yaser Al-Khodor)

Suara.com - Militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang sekarang berganti nama IS (Negara Islam), mempublikasikan Dabiq, sebuah majalah untuk meradikalkan orang-orang di Eropa sekaligus mengajak mereka bergabung.

Seperti dilansir Kantor Berita Rusia, RIA Novosti, majalah itu berisi arahan-arahan untuk melakukan invasi, hasutan untuk membunuh, dan prediksi akan datangnya hari akhir alias kiamat.

"Anda akan menginvasi Semenanjung Arab, dan Allah akan memungkinkan Anda untuk menaklukkannya. Anda kemudian akan menginvasi Persia, dan Allah akan memungkinkan Anda untuk menaklukkannya. Anda kemudian akan menginvasi Roma, dan Allah akan memungkinkan Anda untuk menaklukkannya. Kemudian Anda akan melawan Dajjal, dan Allah akan memungkinkan Anda untuk menaklukkannya," demikian isi majalah Dabiq terbitan kedua.

Majalah itu disebut penuh dengan pesan-pesan anti-Amerika Serikat dan penerbitnya membagi orang-orang dalam dua golongan, "golongan Islam", dan "golongan kafir".

Pakar dari organisasi non-partisan Council of Foreign Relations, Robert Danin, menjelaskan bagaimana majalah itu memakai strategi propaganda.

"Di situ terdapat strategi propaganda IS: menggunakan tradisi apokaliptik, dengan negara barat sebagai Romawi baru, untuk mengerahkan pengikut. Baik organisasi maupun orang yang baru direkrut memahami naskah ini, membuat semuanya semakin relevan dan menarik dengan perdebatan baru tentang serangan udara AS ke Suriah," kata Danin.

Majalah Dabiq juga memajang foto-foto mayat, gedung-gedung yang dihancurkan, serta aksi pemenggalan jurnalis Amerika, James Foley.

Nama majalah itu juga memiliki arti karena diambil dari nama kota di utara Suriah yaitu tempat dengan sejarah besar dan arti penting agama.

Negara-negara barat menyatakan keprihatinan mereka menyusul peningkatan jumlah warga AS dan Eropa yang bepergian ke Irak dan Suriah untuk membela IS.

Negara-negara barat juga mulai mengubah peraturan perundang-undangan negara mereka. Undang-undang itu berisi larangan bagi warga negaranya yang terlibat dalam konflik bersenjata di luar negeri agar tidak kembali ke neagara asal. (Antara/RIA Novosti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Ancam Bunuh Paus Fransiskus di Albania

ISIS Ancam Bunuh Paus Fransiskus di Albania

News | Rabu, 17 September 2014 | 15:06 WIB

Sekjen PBB Ajak Masyarakat Internasional Bersatu Lawan ISIS

Sekjen PBB Ajak Masyarakat Internasional Bersatu Lawan ISIS

News | Rabu, 17 September 2014 | 07:28 WIB

Al Qaeda di Irak dan Suriah Bantu ISIS Lawan Amerika

Al Qaeda di Irak dan Suriah Bantu ISIS Lawan Amerika

News | Rabu, 17 September 2014 | 06:29 WIB

Jumlah Pasukan ISIS Membengkak Tiga Kali Lipat

Jumlah Pasukan ISIS Membengkak Tiga Kali Lipat

News | Selasa, 16 September 2014 | 17:06 WIB

Polisi Kembali Menangkap Terduga Teroris Penjual HP

Polisi Kembali Menangkap Terduga Teroris Penjual HP

News | Selasa, 16 September 2014 | 14:31 WIB

Ini Cara Kelompok ISIS Cari Uang

Ini Cara Kelompok ISIS Cari Uang

News | Selasa, 16 September 2014 | 14:07 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×