Perkosa Seorang Gadis, 13 Orang Dibui 20 Tahun

Ruben Setiawan

Minggu, 21 September 2014 | 15:25 WIB
Perkosa Seorang Gadis, 13 Orang Dibui 20 Tahun
Ilustrasi perkosaan (shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 13 warga desa, termasuk seorang kepala desa di India divonis penjara 20 tahun karena memperkosa seorang perempuan beramai-ramai. Si perempuan malang "digilir" setelah dianggap mempermalukan komunitasnya.

Perempuan berusia 20 tahun itu diperkosa beramai-ramai atas perintah dari sejumlah tetua desa. Perintah gila itu diberikan oleh para tetua desa karena mereka keberatan pada hubungan si perempuan dengan seorang lelaki dari komunitas lain.

Perbuatan biadab itu terjadi bulan Januari lalu di sebuah desa terpencil di timur negara bagian Bengal Barat. Si perempuan dituduh memiliki hubungan dengan seorang lelaki dari desa lain.

Ketigabelas pelaku yang diadili terbukti bersalah atas tuduhan pemerkosaan, menyekap si perempuan secara paksa, dan menyebabkan korban mengalami cedera.

"Kasus ini selesai dalam delapan bulan. Terdakwa terbukti bersalah atas dasar catatan medis dan pernyataan dari 31 saksi," kata jaksa penuntut umum Mohammed Samsul Zoha di pengadilan kota Bolpur, hari Sabtu (20/9/2014).

Peristiwa mengerikan itu terjadi di Subalpur, desa yang berjarak 240 kilometer dari kota Kolkata. Si perempuan dan kekasihnya ditemukan sedang berduaan.

Kemudian keduanya diikat di dua batang pohon yang berbeda dan masing-masing dipaksa untuk membayar denda sebesar 25.000 Rupee atau sekitar Rp5,3 juta atas hubungan terlarang yang didugakan kepada mereka. Si lelaki dibebaskan setelah ia berjanji akan membayar dendanya dalam tempo seminggu. Namun, malang bagi si perempuan. Ia diseret ke sebuah gudang dan diperkosa beramai-ramai.

Kini, para pelaku harus menerima buah dari kejahatannya. Masing-masing divonis 20 tahun penjara, termasuk seorang kepala desa setempat.

Pemerkosaan ini terjadi di sebuah desa yang masih menggunakan sistem kasta dalam masyarakatnya. Di desa seperti ini, ada kelompok tetua adat yang terdiri atas sesepuh lelaki desa dan punya pengaruh kuat pada kehidupan warganya. Merekalah yang kerap memberikan hukuman moral atas perbuatan yang mereka anggap sebagai pelanggaran. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peristiwa Tabrak Lari Korban Pemerkosaan Diduga Disengaja

Peristiwa Tabrak Lari Korban Pemerkosaan Diduga Disengaja

News | Rabu, 17 September 2014 | 15:50 WIB

Sesudah Diperkosa, Remaja Ini Jadi Korban Tabrak Lari

Sesudah Diperkosa, Remaja Ini Jadi Korban Tabrak Lari

News | Selasa, 16 September 2014 | 18:06 WIB

Perempuan Ini Perkosa Seorang Lelaki yang Tengah Tidur

Perempuan Ini Perkosa Seorang Lelaki yang Tengah Tidur

News | Sabtu, 13 September 2014 | 21:36 WIB

Jadi Korban Pemerkosaan, Ini Cerita Remaja India yang Dijual Ayahnya

Jadi Korban Pemerkosaan, Ini Cerita Remaja India yang Dijual Ayahnya

News | Jum'at, 12 September 2014 | 13:49 WIB

Rombongan Tamu Pernikahan Diperkosa Beramai-ramai

Rombongan Tamu Pernikahan Diperkosa Beramai-ramai

News | Selasa, 09 September 2014 | 07:00 WIB

Studi: Satu dari 10 Gadis di Dunia Pernah Diperkosa

Studi: Satu dari 10 Gadis di Dunia Pernah Diperkosa

Lifestyle | Sabtu, 06 September 2014 | 02:35 WIB

Terkini

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:48 WIB

AiMOGA Perusahaan Robotik Chery Group Kembangkan Kursi Roda dengan Fitur Navigasi Otomatis

AiMOGA Perusahaan Robotik Chery Group Kembangkan Kursi Roda dengan Fitur Navigasi Otomatis

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Merapat ke Istana Pakai Jas Lengkap, Menlu Sugiono Buka Suara Soal Isu Geser Jadi Menko PMK

Merapat ke Istana Pakai Jas Lengkap, Menlu Sugiono Buka Suara Soal Isu Geser Jadi Menko PMK

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:47 WIB

×