Tak Gabung Lawan ISIS, Indonesia Pilih Cegah Radikalisme di Negeri Sendiri

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 25 September 2014 | 08:56 WIB
Tak Gabung Lawan ISIS, Indonesia Pilih Cegah Radikalisme di Negeri  Sendiri
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Wapres Boediono (kedua kanan). (Antara/Widodo S Jusuf)

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan Indonesia memiliki sikap untuk melakukan pencegahan aksi terorisme dan radikalisasi dengan cara yang tepat sehingga tidak menambah kuatnya pengaruh paham-paham tersebut.

"Pidato saya membahas perdamaian dan keamanan internasional. Indonesia akan terus berkontribusi dan lebih penting lagi bagi bangsa Indonesia menghadapi gerakan terorisme melalui pencegahan," ujar SBY setelah mengikuti rangkaian kegiatan yang terkait dengan sidang tahunan PBB di Markas Besar PBB New York, Rabu (24/9/2014) sore, atau Kamis (25/9/2014) waktu Indonesia.

"Jadi Indonesia miliki pandangan dan posisi tersendiri. Kita pahami dunia bekerjasama atasi gangguan keamanan di banyak tempat dan Indonesia memilih mengatasi kekerasan di negeri sendiri," sambungnya lagi.

Pertemuan tahunan PBB kali ini, kata Presiden, berbeda dengan pertemuan-pertemuan sebelumnya. Kali ini setidaknya diwarnai oleh sejumlah isu penting antara lain iklim, keamanan internasional dan juga di bidang kesejahteraan menyangkut program post MDG's 2015.

Sebelumnyam Presiden Yudhoyono mengatakan penyelesaian masalah Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) maupun gangguan teror di manapun harus dilakukan secara menyeluruh dan tepat sehingga dapat efektif.

"Dengan kompleksitas konflik di seluruh dunia, solusi yang hanya menyandarkan pada pendekatan militer saja biasanya tidak akan memperbaiki situasi," kata SBY saat menyampaikan kuliah umum di hadapan 1.000 kadet Akademi Militer Amerika Serikat di West Point.

SBY mengatakan penyelesaian komprehensif harus dijalankan antara lain dengan pendekatan politik dan solusi lainnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Teroris Tidak Ganggu Pariwisata Indonesia

Teroris Tidak Ganggu Pariwisata Indonesia

Lifestyle | Kamis, 25 September 2014 | 05:55 WIB

 Menpora: Indonesia Siap Gelar Asian Games 2018

Menpora: Indonesia Siap Gelar Asian Games 2018

News | Kamis, 25 September 2014 | 00:54 WIB

Pentagon: Serangan Udara ke Suriah Bisa Berlangsung Lama

Pentagon: Serangan Udara ke Suriah Bisa Berlangsung Lama

News | Rabu, 24 September 2014 | 19:24 WIB

Jerman Bantu Perangi ISIS, Dua Orang Ini Akan Mati

Jerman Bantu Perangi ISIS, Dua Orang Ini Akan Mati

News | Rabu, 24 September 2014 | 16:26 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB