Sikap SBY Soal UU Pilkada Bisa Berbagai Makna

Siswanto

Selasa, 30 September 2014 | 08:27 WIB
Sikap SBY Soal UU Pilkada Bisa Berbagai Makna
Presiden SBY. (Suara Demokrat/ Youtube)

Suara.com - Sikap Presiden RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang ingin mengembalikan lagi sistem pilkada langsung bisa dimaknai bermacam-macam.

Pertama, kata pengamat politik dari lembaga Populi Center, Usep S Ahyar, sikap tersebut ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap SBY dan Demokrat.

"Biar tidak dianggap sebagai pembohong, biar tidak dianggap tidak punya pendirian," kata Usep kepada Suara.com.

Menurut Usep masyarakat selama ini memiliki anggapan bahwa Partai Demokrat tidak sungguh-sungguh memperjuangkan hak politik masyarakat melalui pilkada secara langsung. Fraksi Demokrat DPR yang kemudian mendapat dukungan dari fraksi-fraksi lain, justru walk out dari sidang paripurna yang kemudian memenangkan kubu pilkada lewat DPRD.

"Lalu, kan kita tahu siap yang inisiatif mengubah sistem pilkada ini (dari langsung oleh rakyat kemudian diwakilkan ke DPRD), pemerintah, kan. Siapa pemerintah?" kata Usep.

Masyarakat, kata Usep, ada yang membaca sikap Partai Demokrat tersebut sebagai sebuah permainan atau sandiwara politik. "Sandiwara yang tidak manis, tidak baik, karena mudah dibaca," kata Usep.

Kemudian yang kedua, sikap SBY tersebut bisa juga dibaca sebagai kesungguhan untuk mengembalikan kedaulatan rakyat.

"Ini bisa dibaca sebagai kesungguhan. Mungkin dalam proses kemarin, SBY tidak dapat info yang utuh tentang proses pengambilan putusan di DPR sehingga mungkin marah betul. Mungkin dia (SBY) sungguh-sungguh juga dengan plan A dan plan B terkait UU Pilkada itu," kata Usep.

Usep mengingatkan bahwa sekarang ini kepercayaan publik terhadap SBY sudah di titik nadir. Bila SBY sungguh-sungguh ingin mengembalikan kedaulatan rakyat lewat pilkada langsung, masyarakat ingin melihat buktinya.

"Apakah plan A, plan B, itu dilakukan atau tidak. Gitu aja," kata Usep.

Dini hari tadi dalam konferensi pers di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Presiden SBY kembali menegaskan keinginannya untuk mengembalikan sistem pilkada langsung oleh rakyat. Ketua Umum Partai Demokrat ini menyatakan sudah menyiapkan langkah-langkah untuk itu.

“Plan A gak tembus, siapkan plan B. Plan B sekarang sedang dimatangkan. Ini untuk hasil yang lebih baik,” katanya.

Sayangnya, SBY belum bersedia merinci rencana B yang ia maksudkan. “Plan B itu apa, tak perlu disampaikan malam ini,” ujarnya.

“Kesimpulannya, tak ada jalan bagi saya untuk tidak tak bersetuju dengan hasil rapat paripurna. Saya taat konstitusi. Sejak siang tadi kami olah lagi untuk mencari jalan untuk menyelamatkan sistem Pilkada yang tepat,” SBY menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yusril Sarankan SBY dan Jokowi Tak Teken UU Pilkada

Yusril Sarankan SBY dan Jokowi Tak Teken UU Pilkada

News | Selasa, 30 September 2014 | 08:03 WIB

Pendukung Jokowi akan Serahkan Trofi Bapak Anti Demokrasi ke SBY

Pendukung Jokowi akan Serahkan Trofi Bapak Anti Demokrasi ke SBY

News | Selasa, 30 September 2014 | 06:35 WIB

Demokrat Tak Terima SBY Disalahkan

Demokrat Tak Terima SBY Disalahkan

News | Senin, 29 September 2014 | 19:44 WIB

Siapa Komando "Walk Out" Demokrat Saat Sidang UU Pilkada?

Siapa Komando "Walk Out" Demokrat Saat Sidang UU Pilkada?

News | Senin, 29 September 2014 | 19:04 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB