Mengenal Diah, Peselancar Putri Profesional dari "Pulau Dewata"

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Rabu, 08 Oktober 2014 | 20:59 WIB
Mengenal Diah, Peselancar Putri Profesional dari "Pulau Dewata"
Diah Rahayu, peselancar putri profesional dari Pulau Dewata. [CNN/Rip Curl]

Suara.com - Perempuan satu ini masih muda, baru berumur 20 tahun. Tapi dia sudah tercatat sebagai salah satu dari segelintir saja peselancar (surfer) putri profesional Indonesia, bahkan sejak usia 14 tahun. Dia adalah juga satu-satunya peselancar putri pro asal Bali sejauh ini.

"Saya merasa sangat beruntung. Tak ada (putri) dari Bali yang bisa berselancar. (Tapi) Saya tidak ingin seperti gadis-gadis lainnya," ungkap Diah Rahayu, sosok itu, dalam salah satu wawancara khususnya di serial liputan "Human to Hero"-nya CNN, belum lama ini.

"Saya merasa luar biasa karena bisa melakukan sesuatu yang berbeda. Segalanya dalam hidupku kini adalah tentang surfing," sambung gadis kelahiran Seminyak ini.

Meski kini sudah bisa dikatakan terkenal, Diah sebenarnya tidak memulai segalanya dengan mulus. Memiliki ayah yang juga dikenal sebagai peselancar lokal berpengalaman di Bali, dia awalnya tak direstui mengikuti jejak sang ayah yang sudah putar haluan demi menafkahi keluarga.

Tapi, di usia 12 tahun itu, Diah tak hendak menyerah begitu saja, lantas memilih belajar surfing diam-diam kepada salah seorang pamannya. Hasilnya cukup bagus, di mana tak lama ia segera menjadi salah satu sosok peselancar putri berbakat dari Bali. Hingga akhirnya pada usia 14 tahun (2008), Diah mampu meraih medali perunggu bagi Indonesia di ajang Asian Beach Games yang kebetulan digelar di Bali.

"Saya (saat itu) bertemu dengen Presiden, sempat diwawancari bersamanya dan kami berbicara panjang lebar," ujar Diah. "Itu keren sekali, dan ibu serta ayahku pun bangga padaku, dan namaku muncul di hampir semua suratkabar," tambahnya.

Di tahun itu pula akhirnya, Diah resmi menjadi peselancar profesional dengan mendapatkan Rip Curl sebagai sponsor utama. Berkat perusahaan produk surfing itu juga untungnya, Diah selain meneruskan cita-citanya menjadi peselancar putri terkenal, tetap dapat menyelesaikan pendidikan lewat bantuan biaya mereka.

Di ajang Asian Beach Games 2008 itu, peraih perak untuk Indonesia adalah Yasnyiar Gea, sosok yang sampai kini masih dipandang sebagai peselancar putri teratas Indonesia. Sosok itu pulalah yang kini menjadi salah satu kompetitor Diah di rangkaian ajang Asian Surfing Tour, sesuatu yang hendak dijadikannya pijakan untuk bisa maju lagi ke lingkup yang lebih luas.

"Saya ingin memenangi tur ini. Saya ingin mencoba fokus pada ajang ini dulu --ini adalah impianku," jelas Diah pula. "Saya memang belum akan ke Eropa (berkompetisi), tapi saya kelak akan melakukannya. Dan saya ingin pergi ke Australia, mungkin tahun depan," sambungnya.

Tapi, bagaimana sebenarnya surfing di mata Diah? Apakah dia tidak takut dengan olahraga yang oleh banyak orang dipandang berbahaya ini?

"Banyak teman-temanku (sejak dulu) berkata, 'Kenapa kamu suka surfing? Surfing kan berbahaya.' Tapi bagi saya tidak. Surfing justru sangat menyenangkan," tuturnya.

"Gadis-gadis Indonesia (kebanyakan) memang takut sekadar kulitnya jadi gelap saja, dan karenanya tidak berminat berselancar. Dan saya kira saya salah satu yang paling beruntung. Saya mencintai pantai," tegasnya.

"Saya kira, jiwaku memang sudah berada di air. Lautan seolah selalu memanggilku, "Ayo datang, ke sini, ke sini.' Saat saya pergi ke pantai, rasanya sudah seperti di rumah sendiri," ujar Diah lagi, yang merasa senang kini banyak gadis-gadis kecil mulai belajar surfing, antara lain karena ingin mengikuti jejaknya. [CNN]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Upacara Ngaben Massal

Upacara Ngaben Massal

Foto | Rabu, 24 September 2014 | 18:30 WIB

Bali Sabet Penghargaan Pulau Terbaik di Asia

Bali Sabet Penghargaan Pulau Terbaik di Asia

Lifestyle | Rabu, 24 September 2014 | 12:35 WIB

Bali Akan Punya Bandara di Atas Laut

Bali Akan Punya Bandara di Atas Laut

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2014 | 17:17 WIB

Terkini

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB