Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) melakukan teleconference dengan dengan sejumlah petani dari seluruh Indonesia. Acara ini disebutnya sebagai nama e-blusukan dan dilakukan di Posko Jokowi-JK di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2014) petang.
Salah satu petani sawit, Rostamari, bercerita terkait sulitnya modal dan meminta adanya program revitalisasi perkebunan yang saat ini tengah berjalan.
"Kami mohon kepada bapak agar program revitalisasi perkebunan tetap dilanjutkan untuk melajutkan kehidupan kami.? Kami membutuhkan dana, minimal subsidi bunga melalui bank," ungkapnya kepada Jokowi.
Mendengar hal itu?, Jokowi mengatakan dan berjanji akan mendorong bank-bank yang dibutuhkan oleh petani di Riau. Namun Jokowi tidak dapat memastikan berapa bunga yang akan diberikan kepada mereka.
"Nanti saya dorong Bank Mandiri, BNI, BRI untuk ke Riau. Nanti kalau masalah bungannya mau dihitung dulu. Soalnya saya belum dilantik," ungkapnya.
Dalam e-blusukan ini, sejumlah perwakilan tani lainnya juga diajak dialog. Di antaranya, ada dari Jawa Timur, Bangka Belitung dan Aceh dengan keluhan masing-masing. Di antaranya permohonan untuk permintaan modal, dan alat-alat pertanian juga subsidi pupuk bagi para petani.
Usai acara, Jokowi mengatakan cara seperti ini lebih efektif ketimbang dia harus datang langsung ke lokasi. Jokowi menambahkan, dirinya jadi mudah mengetahui permasalahan yang dihadapi masyarakat.
"Supaya kita bisa berbicara dengan petani dan nelayan, jadi nggak usah ke sana. Ketemu darat memang lebih baik, tapi lebih efektif dengan ini," katanya.
Jokowi melanjutkan, nantinya di Kantor Kepresidenan akan ada ruangan seperti ini yang memantaunya. Dia mengatakan, nantinya hal pengawasannya bisa dilakukan oleh pemerintah atau relawan.
"Selain ini lihat langsung. Tadi kan jelas sekali problemnya di lapangan seperti apa, kemudian mereka juga sudah punya solusinya. Tinggal kita putuskan dan kirim apa yang diminta," ujarnya.